telephone persada hospital
whatsapp persada hospital
instagram persada hospital
youtube persada hospital
twitter persada hospital
tiktok persada hospital
facebook persada hospital
gmaps persada hospital

Rekomendasi Dokter Spesialis Jantung Berpengalaman Di Jawa Timur

Rekomendasi Dokter Spesialis Jantung Berpengalaman Di Jawa Timur

Menemukan dokter spesialis jantung yang tepat merupakan hal yang penting ketika Anda mengalami keluhan pada jantung maupun ingin melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.

Pengalaman dokter, kelengkapan fasilitas pemeriksaan, hingga layanan yang tersedia di rumah sakit juga perlu menjadi pertimbangan.

Dengan dukungan tenaga medis yang kompeten dan fasilitas diagnostik yang memadai, proses pemeriksaan dapat dilakukan lebih akurat sehingga penanganan dapat diberikan sesuai dengan kondisi setiap pasien.

Kapan Sebaiknya Memeriksakan Diri ke Dokter Spesialis Jantung?

Banyak orang baru berkonsultasi ke dokter ketika keluhan sudah cukup berat.

Padahal, beberapa penyakit jantung berkembang secara perlahan dan sering kali tidak menimbulkan gejala yang khas pada tahap awal. Mengenali kapan harus melakukan pemeriksaan dapat membantu mendeteksi gangguan jantung lebih dini.

1. Sering Mengalami Nyeri Dada

Nyeri dada yang muncul berulang, terutama saat beraktivitas atau disertai rasa tertekan hingga menjalar ke lengan, bahu, leher, atau rahang, perlu mendapatkan evaluasi lebih lanjut.

Meskipun tidak semua nyeri dada berasal dari jantung, kondisi ini tidak boleh diabaikan karena dapat menjadi tanda penyakit jantung koroner.

2. Jantung Berdebar atau Irama Tidak Teratur

Jantung yang berdetak terlalu cepat, terlalu lambat, atau terasa tidak beraturan dapat menjadi gejala gangguan irama jantung (aritmia).

Jika keluhan berlangsung berulang, disertai pusing, sesak napas, atau bahkan pingsan, segera lakukan pemeriksaan ke dokter spesialis jantung.

3. Sesak Napas Saat Beraktivitas

Mudah merasa sesak ketika berjalan, menaiki tangga, atau melakukan aktivitas ringan bisa menjadi salah satu tanda adanya gangguan pada fungsi jantung.

Terlebih jika keluhan tersebut muncul tanpa penyebab yang jelas atau semakin memburuk dari waktu ke waktu.

4. Memiliki Faktor Risiko Penyakit Jantung

Pemeriksaan jantung juga dianjurkan bagi seseorang yang memiliki faktor risiko, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, kolesterol tinggi, obesitas, kebiasaan merokok, maupun riwayat penyakit jantung dalam keluarga.

Hal yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Dokter Jantung

Beberapa hal yang dapat menjadi pertimbangan antara lain:

  1. Kompetensi dan pengalaman dokter, terutama dalam menangani keluhan atau penyakit jantung tertentu.

  2. Kelengkapan fasilitas diagnostik, seperti EKG, echocardiography, treadmill test, Holter monitor, hingga CT Scan jantung bila diperlukan.

  3. Layanan yang terintegrasi, sehingga pasien dapat menjalani pemeriksaan, tindakan, hingga rehabilitasi dalam satu pusat layanan.

  4. Kemudahan akses konsultasi dan tindak lanjut, termasuk jadwal kontrol serta koordinasi dengan dokter spesialis lain apabila dibutuhkan.

  5. Pendekatan yang menyeluruh akan membantu proses diagnosis menjadi lebih cepat dan penanganan lebih tepat sasaran.

Rekomendasi Dokter Spesialis Jantung di Jawa Timur

Bagi masyarakat yang mencari dokter spesialis jantung di Jawa Timur, penting untuk memilih rumah sakit yang memiliki layanan jantung terpadu dengan dukungan dokter berpengalaman dan fasilitas pemeriksaan yang lengkap.

Cardiac Center Persada Hospital menghadirkan layanan komprehensif untuk membantu diagnosis, pengobatan, hingga pemantauan berbagai penyakit jantung dan pembuluh darah.

Didukung oleh tim dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, setiap pasien akan mendapatkan evaluasi sesuai dengan kondisi dan kebutuhan medisnya.

Bagi masyarakat Malang dan sekitarnya yang sedang mencari dokter spesialis jantung di Malang, Persada Hospital dapat menjadi salah satu pilihan untuk memperoleh pemeriksaan maupun penanganan penyakit jantung secara menyeluruh.

Dokter Spesialis Jantung di Cardiac Center Persada Hospital

Berikut adalah beberapa dokter spesialis jantung dan pembuluh darah yang praktik di Cardiac Center Persada Hospital, dengan keahlian yang mencakup berbagai kebutuhan penanganan jantung.

1. Prof. dr. Mohammad Saifur Rohman, Sp.JP (K)., Ph.D., FSCAI

Prof. dr. Mohammad Saifur Rohman merupakan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan Intervensi Kardiologi. Beliau menyelesaikan pendidikan spesialis di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan ditetapkan sebagai Konsultan Intervensi Kardiologi oleh Kolegium Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah pada tahun 2014.

Selain aktif berpraktik, Prof. dr. Saifur juga merupakan Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya dan dikukuhkan sebagai Profesor dalam bidang kardiologi dan kedokteran vaskular pada tahun 2020. Beliau kerap menjadi pembicara dalam berbagai forum ilmiah, baik di tingkat nasional maupun internasional.

2. dr. Yoga Waranugraha, Sp.JP(K), FIHA

dr. Yoga Waranugraha merupakan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dengan subspesialisasi di bidang aritmia. Beliau menyelesaikan fellowship di bidang aritmia, elektrofisiologi, dan cardiac implantable electronic devices di National Taiwan University Hospital pada tahun 2023.

Beberapa tindakan yang dapat ditangani beliau meliputi elektrokardiogram (EKG), Holter monitor, implantasi alat pacu jantung, hingga catheter ablation, sehingga menjadi pilihan tepat bagi pasien dengan keluhan jantung berdebar atau irama jantung tidak teratur.

3. Dr. dr. Budi Satrijo, Sp.JP, Subsp. K.I.(K), FIHA, FAsCC, FAPSC

Dr. dr. Budi Satrijo merupakan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan Kardiologi Intervensi yang juga menjabat sebagai Kepala Instalasi Pelayanan Jantung Terpadu RSUD Dr. Saiful Anwar Malang. Selama menjadi spesialis, beliau telah menangani lebih dari 5.000 pasien dengan lebih dari 500 kasus tindakan intervensi kardiologi setiap tahunnya.

Beliau berpengalaman dalam menangani berbagai kasus seperti coronary angiography, percutaneous coronary intervention, hingga pemasangan permanent pacemaker.

4. dr. Wella Karolina, Sp. JP (K) FIHA

dr. Wella Karolina, Sp.JP merupakan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Persada Hospital. Beliau menyelesaikan pendidikan dokter dan pendidikan spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya.

Dalam perjalanan profesionalnya, dr. Wella pernah meraih Juara III Nasional Moderated Poster pada WECOC 2014 di Jakarta melalui karya ilmiah mengenai pola tekanan darah pada pasien hipertensi. Beliau juga merupakan anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Cabang Malang.

5. dr. Indra Prasetya, Sp.JP (K)., FIHA

dr. Indra Prasetya, Sp.JP(K) merupakan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan di Persada Hospital.

Beliau menyelesaikan pendidikan dokter di Universitas Airlangga dan pendidikan spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Universitas Brawijaya.

Beliau memiliki pengalaman dalam menangani berbagai penyakit jantung dan pembuluh darah serta mengikuti Fellowship Perawatan Intensif Kegawatan Kardiovaskular dan Fellowship Kateterisasi Jantung Non-Bedah.

Dengan kompetensi tersebut, dr. Indra dapat membantu menangani berbagai kondisi jantung, termasuk pasien yang membutuhkan pemeriksaan dan tindakan kateterisasi jantung.

6. dr. Heny Martini, Sp.JP (K), FIHA

dr. Heny Martini, Sp.JP(K) merupakan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan di Persada Hospital.

Beliau menyelesaikan pendidikan Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga pada 2007 dan melanjutkan pendidikan konsultan di bidang Pediatric Cardiology and Congenital Heart Disease pada 2013.

Dr. Heny juga memiliki pengalaman dalam bidang kardiologi intervensi, termasuk mengikuti pelatihan intervensi kardiologi tingkat lanjut dan angiografi koroner.

Dengan kompetensi tersebut, beliau dapat membantu menangani berbagai kondisi jantung, termasuk penyakit jantung bawaan dan kebutuhan pemeriksaan maupun tindakan intervensi kardiovaskular.

Ingin melihat profil dokter lainnya atau membuat janji temu? Anda dapat mencari dokter berdasarkan nama atau memilih poli dan jadwal melalui halaman registrasi online Persada Hospital.

Layanan Jantung yang Tersedia di Persada Hospital

Cardiac Center Persada Hospital menyediakan berbagai layanan diagnostik maupun terapi untuk menangani beragam gangguan jantung dan pembuluh darah.

1. Pemeriksaan Jantung Non-Invasif

Pemeriksaan non-invasif dilakukan tanpa tindakan pembedahan dan berperan penting dalam membantu dokter mengevaluasi kondisi jantung.

Beberapa pemeriksaan yang tersedia meliputi elektrokardiografi (EKG), echocardiography, treadmill test, Holter monitor, serta CT-Cardiac sesuai indikasi medis.

2. Kateterisasi Jantung

Kateterisasi jantung merupakan prosedur diagnostik yang digunakan untuk melihat kondisi pembuluh darah koroner, mendeteksi adanya penyempitan atau penyumbatan, serta membantu dokter menentukan penanganan yang paling tepat.

Prosedur ini dilakukan dengan teknik minimal invasif melalui pemasangan kateter sehingga pasien dapat memperoleh diagnosis dan terapi secara lebih cepat dan akurat.

Layanan yang tersedia meliputi:

  1. DCA (Diagnostic Coronary Angiography)

Tindakan kateterisasi diagnostik untuk mengevaluasi kondisi pembuluh darah koroner dan mengetahui lokasi serta tingkat penyempitan atau penyumbatan pada arteri jantung.

  1. PCI (Percutaneous Coronary Intervention)

Prosedur terapi minimal invasif untuk membuka penyempitan atau sumbatan pada pembuluh darah arteri jantung akibat penumpukan plak atau kolesterol pada penyakit jantung koroner.

  1. PTCA (Percutaneous Transluminal Coronary Angioplasty)

Tindakan non-bedah dengan invasi minimal yang bertujuan melebarkan pembuluh darah koroner yang menyempit sehingga aliran darah ke otot jantung dapat kembali optimal.

3. Penanganan Gangguan Irama Jantung

Gangguan irama jantung atau aritmia memerlukan evaluasi menyeluruh untuk mengetahui penyebabnya.

Penanganan akan disesuaikan dengan jenis aritmia yang dialami pasien, mulai dari terapi obat hingga tindakan medis apabila diperlukan.

Layanan yang tersedia meliputi:

  1. Electrophysiology Study (EPS)

Pemeriksaan untuk mengevaluasi sistem kelistrikan jantung guna membantu diagnosis berbagai gangguan irama jantung (aritmia).

  1. Conventional Catheter Ablation

Prosedur terapi menggunakan kateter untuk mengatasi gangguan irama jantung dengan menghancurkan jaringan jantung yang menjadi sumber aritmia.

  1. 3D Catheter Ablation

Teknologi ablasi dengan pemetaan tiga dimensi yang memungkinkan identifikasi lokasi gangguan irama jantung secara lebih presisi dan akurat.

  1. Implantasi Pacemaker (Alat Pacu Jantung)

Prosedur pemasangan alat pacu jantung untuk membantu mengatur irama jantung pada pasien dengan gangguan konduksi atau denyut jantung yang terlalu lambat.

4. CABG (Coronary Artery Bypass Graft)

CABG atau Coronary Artery Bypass Graft merupakan prosedur operasi untuk membuat jalur aliran darah baru menuju otot jantung dengan menggunakan pembuluh darah dari bagian tubuh lain.

Tindakan ini dilakukan untuk melewati pembuluh darah koroner yang mengalami penyempitan atau penyumbatan akibat penumpukan plak.

CABG dapat membantu meningkatkan aliran darah dan suplai oksigen ke otot jantung, terutama pada pasien dengan penyakit jantung koroner yang memiliki penyumbatan pada beberapa pembuluh darah atau kondisi tertentu yang tidak dapat ditangani secara optimal dengan prosedur kateterisasi.

5. Pacemaker (Alat Pacu Jantung)

Pacemaker atau alat pacu jantung merupakan perangkat medis yang membantu mengatur dan menjaga detak jantung tetap teratur.

Alat ini bekerja dengan memberikan impuls listrik ketika mendeteksi detak jantung yang terlalu lambat atau gangguan pada sistem penghantaran listrik jantung.

Prosedur pemasangan pacemaker dilakukan dengan menempatkan alat dan kabel elektroda pada posisi tertentu agar impuls listrik dapat membantu jantung berdetak dengan ritme yang sesuai.

Pacemaker umumnya digunakan pada pasien dengan gangguan irama atau konduksi jantung, seperti bradikardia (denyut jantung terlalu lambat) dan kondisi tertentu yang menyebabkan gangguan penghantaran listrik jantung.

Jangan Menunggu Keluhan Jantung Semakin Berat

Keluhan seperti nyeri dada, jantung berdebar, atau sesak napas sebaiknya tidak dianggap sebagai kondisi yang akan membaik dengan sendirinya.

Pemeriksaan sejak dini dapat membantu menemukan penyebab gangguan jantung lebih cepat sehingga penanganan dapat diberikan sebelum muncul komplikasi yang lebih serius.

Apabila Anda sedang mencari dokter spesialis jantung untuk pemeriksaan maupun penanganan penyakit jantung, konsultasikan kondisi Anda dengan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Cardiac Center Persada Hospital.


Share :
#SehatBarengPersada