Tahapan Tumbuh Kembang Anak yang Perlu Dicermati

tahapan tumbung kembang anak

Sahabat Persada perlu memahami tahapan tumbuh kembang anak, hal ini bertujuan agar Sahabat Persada dapat memantau bagaimana pertumbuhan si kecil, apakah normal, ataukah memiliki tanda atau gejala-gejala tertentu yang perlu ditangani.

Orang tua juga harus memastikan tumbuh kembang anak berjalan dengan optimal. Tumbuh dan kembang anak tidak hanya mencakup perubahan fisik yang terjadi sejak bayi hingga remaja, tapi juga perubahan emosi, kepribadian, perilaku, pemikiran, dan bicara.

Sebenarnya, apa itu tahapan tumbuh kembang anak? Kata pertumbuhan cenderung merujuk kepada perubahan yang bersifat kuantitatif yang terlihat pada fisik, organ, dan struktur tubuh suatu organisme. Pertumbuhan ini terlihat dari pertambahan ukuran maupun berat, seperti pertambahan tinggi dan berat badan.

Sedangkan perkembangan diartikan sebagai deretan progresif dari perubahan yang teratur dan serasi. "Progresif" menandai bahwa perubahannya terarah, membimbing mereka untuk maju dan bukannya mundur.

Maka, dapat ditarik kesimpulan bahwa tumbuh kembang adalah pola perubahan dari waktu ke waktu yang dimulai dari pembuahan dan berlanjut sepanjang jangka hidup. Tumbuh kembang anak ini melihat beberapa aspek seperti biologis, sosial, emosional, dan kognitif.

Sebagai salah satu Rumah Sakit Anak di Malang yang didukung dengan dokter berpengalaman, Persada Hospital ingin berbagi ilmu kepada Sahabat Persada mengenai tahapan tumbuh kembang anak.

Yuk pelajari tahapan tumbuh kembang anak berikut ini, dan kunjungi Persada Hospital Malang untuk kontrol tumbuh kembang Si Buah Hati tercinta.

Tahapan Tumbuh Kembang Anak Menurut Jean Piaget

Piaget merupakan pakar terkemuka dalam bidang teori perkembangan kognitif. Piaget melihat bahwa perkembangan itu mulai dari suatu orientasi yang egosentrik, kemudian makin meluas dan akhirnya memasuki dunia sosial.

Piaget membagi perkembangan menjadi empat fase atau tahapan, yakni:

a. Fase Sensori-motorik (0-2 tahun)

Seorang anak mempunyai sifat yang sangat egosentrik dan sangat terpusat pada diri sendiri. Oleh karena itu kebutuhan pada fase ini bersifat fisik, fungsi ini menyebabkan si anak cepat menguasainya dan dibekali dengan keterampilan tersebut melangkah ke fase berikutnya.

b. Fase Pra-operasional (2-7 tahun)

Fase ini dibagi menjadi dua, yaitu fase para konseptual dan fase intuitif. Fase pra konseptual (2-4 tahun). Disini anak mulai mengembangkan kemampuan bahasa yang memungkinkan untuk berkomunikasi dan bermasyarakat dengan dunia kecilnya. Fase intuitif (4-7 tahun) anak makin mampu bermasyarakat namun ia belum dapat berfikir secara timbal balik. Ia banyak memperhatikan dan meniru perilaku orang dewasa.

c. Fase Operasional Konkrit (7-11 tahun)

Pengalaman dan kemampuan yang diperoleh pada fase sebelumnya menjadi mantap. Ia mulai belajar untuk menyesuaikan diri dengan temantemannyadan belajar menerima pendapat yang berbeda dari pendapatnya sendiri.

d. Fase Operasional Formal (11-16 tahun)

Pada fase akhir ini kemampuan berfikir anak akan mencapai taraf kemampuan berfikir orang dewasa. Tercapainya kemampuan ini memungkinkan remaja untuk masuk ke dalam dunia pendidikan yang lebih kompleks, yaitu dunia pendidikan tinggi.

Nah, itulah tahapan perkembangan anak menurut Jean Piaget. Selain tahapan pertumbuhan anak yang wajib Sahabat Persada pahami. Penting juga untuk memahami apa saja kriteria tumbuh kembang anak.

Bahwa tumbuh kembang tidak berarti hanya fisiknya saja, tapi juga memiliki kriteria lain.

Apa Saja Kriteria Tumbuh Kembang Anak?

Kriteria tumbuh kembang anak terbagi menjadi 4 jenis, yakni:

1. Fisik

Secara umum pertumbuhan ini dilihat dari perubahan berat dan tinggi tubuh. Perubahan ukuran tubuh merupakan manifestasi yang nyata dari pertumbuhan fisik. Sejak masa kecil, perubahan ini berubah dengan cepat

2. Motorik

Perkembangan pengendalian gerakan jasmaniah melalui kegiatan pusat syaraf, urat syaraf, dan otot yang terkoordinasi. Beberapa keterampilan motorik yang umum pada masa anak, meliputi:

  • Keterampilan tangan. Pengendalian otot tangan, bahu dan pergelangan tangan meningkat dengan cepat selama masa anak dan pada umur 12 tahun, anak hampir dapat mencapai tingkat kesempurnaan seperti orang dewasa. 
  • Keterampilan kaki. Setelah anak berumur 18 bulan, perkembangan motorik pada kaki pada dasarnya terdiri atas keterampilan berjalan dan perolehan keterampilan yang berkaitan dengan kaki seperti berlari, melompat tinggi, meluncur, lompat jauh, mendaki, berenang, mengendarai sepeda roda tiga atau roda dua.

3. Kognitif

Hasil riset para ahli psikologi kognitif menyimpulkan aktivitas ranah kognitif manusia itu pada prinsipnya sudah berlangsung sejak masa bayi, yakni rentang kehidupan antara 0 - 2 tahun. Dalam arti yang luas, kognisi ialah perolehan, penataan, dan penggunaan pengetahuan seorang manusia.

4. Sosial

Perkembangan sosial berarti perolehan kemampuan berperilaku yang sesuai dengan tuntutan sosial. Dari umur 2 - 6 tahun, anak belajar melakukan hubungan sosial dan bergaul dengan orang di luar lingkungan rumah, terutama dengan anak yang umurnya sebaya. Mereka belajar menyesuaikan diri dan bekerjasama dalam kegiatan bermain.

Nah, itulah karakteristik tumbuh kembang anak. Lantas, apakah ada cara untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak? Yuk simak bahasan berikut.

Lakukan Hal Ini agar Tumbuh Kembang Anak Optimal

Menurut penelitian, usia anak hingga tiga tahun merupakan masa paling penting untuk tumbuh kembang anak. Berikut ini beberapa hal yang bisa Sahabat Persada dipertimbangkan agar tumbuh kembang anak dapat optimal:

  1. Rajin mengajak bicara, membaca, dan bernyanyi untuk anak
  2. Mendorong anak bereksplorasi dan bermain dengan aman
  3. Buat rutinitas sehari-hari yang melibatkan anak
  4. Bersikap hangat, penuh kasih, dan responsif
  5. Selektif dalam menyediakan tontonan televisi
  6. Terapkan kedisiplinan dalam pengajaran
  7. Sadari bahwa setiap anak unik
  8. Jaga kesehatan diri agar tetap bisa mengasuh anak

Kontrol Tumbuh Kembang Anak Bersama Persada Hospital Malang

Tahapan tumbuh kembang anak merupakan fase yang wajib dipahami Ayah dan Bunda demi mewujudkan perkembangan anak yang optimal. Selain memenuhi kebutuhan anak Anda secara mandiri. Penting untuk melakukan kontrol tumbuh kembang anak bersama dokter spesialis anak.

Persada Hospital menyediakan poliklinik anak dengan layanan kontrol tahapan tumbuh kembang anak. Didukung dengan dokter yang berpengalaman, teknologi terkini, dan tim yang saling mendukung, tumbuh kembang anak Anda dapat dioptimalkan. Kunjungi poliklinik spesialis anak Persada Hospital untuk melakukan kontrol tahapan tumbuh kembang anak Anda. 

Cek jadwal dokter anak Persada Hospital untuk melakukan kunjungan konsultasi di poli jantung. Pelajari juga berbagai informasi kesehatan terkini melalui laman artikel Persada Hospital. Informasi selengkapnya terkait tindakan medis hubungi hotline Persada Hospital di 0811-3058-8585.

Ditinjau oleh :
dr. Laurentia Ima Monica, Sp.A, M.Biomed
Spesialis Anak
Share :
#SehatBarengPersada