12 Gejala Sakit Jantung yang Perlu Anda Waspadai

Tak sedikit masyarakat yang tidak menyadari bahwa ternyata tubuhnya mengalami gejala sakit jantung hingga akhirnya terlambat mendapatkan penanganan yang tepat. Ini dikarenakan indikasi awal yang muncul pada penderita mirip dengan penyakit umum seperti gangguan pada pencernaan, masuk angin, hingga gangguan pernapasan. 

Selain itu, banyak juga yang berpikir bahwa penyakit ini identik dengan rasa sakit yang berpusat di area dada. Setidaknya ada 12 gejala yang mengindikasikan seseorang mengalami sakit jantung. Apa saja? Berikut informasinya. 

Berbagai Gejala Sakit Jantung yang Tidak Boleh Dianggap Remeh

Banyak yang tidak menyangka akan divonis menderita penyakit jantung sedangkan gejala yang dirasa hanya sekadar sakit biasa. Itu sebabnya, siapapun harus waspada ketika mengalami gejala umum yang mengindikasikan terkena penyakit mematikan ini. 

Jadi, tidak salahnya apabila melakukan pengecekan lebih lanjut apabila ada gejala-gejala yang mengarah ke penyakit jantung. Salah satu rumah sakit jantung yang dapat Anda kunjungi untuk melakukan pemeriksaan kesehatan jantung yaitu Persada Hospital di Malang. Simak beberapa tanda yang kerap dialami oleh orang yang terkena sakit jantung. 

1. Jantung Berdebar-Debar (Palpitasi)

Selama ini sebagian orang hanya fokus pada pengukuran tekanan darah dan tidak terlalu memperhatikan detak jantungnya saat ke dokter. Padahal, gejala pertama yang umum dirasakan oleh penderita adalah detak jantung yang kerap tidak teratur atau berdebar-debar. Bisa melambat tanpa aktivitas tapi bisa juga irama jantungnya terlalu cepat. 

Pemeriksaan irama jantung ini dapat dilakukan dengan alat Holter Monitoring. Holter Monitoring adalah alat perekam detak jantung yang digunakan selama 24 sampai 72 jam. Penggunaannya yaitu dengan menempelkan kabel di jantung, dan menyimpan alatnya yang seukuran handphone pada saku celana atau dikaitkan di pinggang pasien.

Selama penggunaan Holter Monitoring, mobilitas pasien tidak akan terganggu. Holter Monitoring berfungsi sebagai alat elektrokardiografi (EKG) kecil untuk mendeteksi kelainan denyut jantung, gangguan aliran darah ke otot jantung (iskemi miokard), aritmia, jantung berdebar hingga nyeri dada. Holter Monitoring juga tersedia di Persada Hospital Malang.

Jika detak jantung kerap terasa sangat cepat atau melompat-lompat tak menentu, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan lebih lanjut ke rumah sakit terdekat. Di Persada Hospital, dokter akan melakukan pemeriksaan lengkap mulai dari rekam jantung, treadmill, EKG, CT Scan Jantung, hingga kateterisasi jantung guna melihat kondisi jantung Anda.

2. Sesak Napas atau Napas Pendek

Melansir WebMD, ternyata tidak semua orang yang terkena serangan jantung akan mengalami nyeri dada hebat sampai pingsan. Gejala sakit jantung kedua yang kerap dirasakan oleh penderita adalah perasaan tidak nyaman di bagian sekitar dada yang menandakan adanya arteri yang tersumbat. 

Selain nyeri, gejala yang muncul adalah bagian dada terasa panas, sesak, seperti dicubit, dihimpit, atau serasa ditekan. Semua tanda-tanda tersebut bisa muncul secara tiba-tiba, baik saat Anda beraktivitas maupun saat sedang santai. Selain itu, rasa tidak nyaman di area dada tersebut umumnya berlangsung cukup lama atau timbul selama beberapa menit. 

Namun apabila hanya berlangsung singkat, dan jika ditekan di sumber sakit cepat sembuh. Maka bisa jadi itu bukan merupakan gejala dari penyakit jantung. Sebagai informasi, umumnya wanita yang terkena serangan jantung tidak mengalami gejala nyeri dada atau sesak napas. 

3. Nyeri Dada Kiri Menjalar ke Tangan

Gejala berikutnya yang menandakan terkena serangan jantung adalah munculnya rasa nyeri di dada sebelah kiri yang kemudian menjalar hingga ke lengan, bahu, bahkan sampai ke sebagian tubuh sebelah kiri. Untuk meredakan rasa sakit tersebut, Anda bisa beristirahat, minum obat, dan cobalah untuk menenangkan diri. 

Umumnya rasa nyeri tersebut akan berlangsung selama 20 menit. Namun apabila sakitnya masih berlanjut, segera ke rumah sakit terdekat agar bisa mendapatkan penanganan lebih lanjut. 

4. Nyeri di Ulu Hati, Perut dan Punggung

Saat merasa sakit tenggorokan atau rahang, umumnya gejala ini dianggap sebagai penyakit nyeri otot, flu, atau gangguan sinus. Namun Anda perlu waspada jika rasa nyeri tersebut berawal dari dada dan menjalar ke rahang bahkan hingga ke bagian punggung. 

Sebab, semua indikasi tersebut  berpotensi sebagai gejala sakit jantung. Kondisi yang dialami tersebut sudah termasuk sebagai darurat kesehatan. Jadi, sebaiknya penderita segera bawa ke rumah sakit agar mendapatkan penanganan yang lebih intensif. 

5. Mual dan Muntah

Kondisi badan yang merasa tidak nyaman, mual, dan muntah bukan hanya terjadi saat masuk angin, bisa jadi ini pertanda terkena serangan jantung. Ini merupakan gejala yang harus diwaspadai, khususnya bagi penderita yang telah divonis memiliki riwayat penyakit jantung. Sebab, rasa tidak enak badan dan mual bagi penderita jantung bisa muncul secara tiba-tiba dan tanpa ada penyebab yang jelas. 

6. Berkeringat Dingin 

Munculnya keringat dingin tanpa ada alasan yang jelas juga merupakan gejala serangan jantung yang harus diwaspadai. Jadi, berhati-hatilah dan segera konsultasi ke dokter apabila tiba-tiba berkeringat dingin dan disertai dengan gejala lain seperti rasa tidak nyaman di bagian dada atau di bagian leher. 

7. Mudah Lelah

Mudah merasa lelah dan letih atau kerap kehabisan napas walau sedang tidak melakukan aktivitas berat juga pertanda adanya gangguan pada jantung. Gejala ini muncul karena jantung mengalami kesulitan untuk memompa aliran darah dan oksigen untuk disebarkan ke seluruh tubuh sehingga rentan mengalami serangan jantung. 

Perubahan fisik yang mudah lelah dan terasa ekstrem tanpa ada sebab yang jelas ini bisa berlangsung selama beberapa hari. Gejala penyakit jantung yang seperti ini umumnya dialami oleh kaum wanita.  

8. Pusing atau Sakit Kepala

Gejala berikutnya yang menjadi indikasi terkena serangan jantung adalah pusing, sakit kepala, dan tubuh terasa lemas. Hal ini biasanya dibarengi dengan munculnya rasa tidak nyaman di area dada, sesak napas, dan nyeri. 

9. Gangguan Pencernaan

Gejala berikutnya ini mirip dengan tanda-tanda adanya gangguan pada pencernaan seperti rasa panas yang muncul di area perut bagian atas (heartburn) dan dada. Apabila gangguan pencernaan ini terjadi disertai dengan gejala sakit jantung lainnya, tetap tenang dan segera hubungi rumah sakit terdekat agar mendapat penanganan lebih lanjut.  

10. Mendengkur

Siapa sangka jika mendengkur saat tidur termasuk dari tanda-tanda sakit jantung. Waspada apabila ada yang mendengkur dengan suara keras dan sesekali terdengar seperti tersedak atau terengah-engah. Ini bisa jadi merupakan pertanda bahwa tubuh penderita sakit jantung saat tidur mengalami berhenti bernafas sejenak. 

11. Batuk Berkepanjangan

Waspada ketika ada anggota keluarga yang batuk berkepanjangan dan berlangsung hingga 3-4 bulan. Apalagi jika disertai dengan keluarnya lendir berwarna putih atau merah muda karena ini termasuk sebagai tanda-tanda sakit jantung. 

12. Pergelangan Kaki Bengkak

Tanda berikutnya yang termasuk sebagai gejala sakit jantung adalah pergelangan kaki yang terlihat bengkak tanpa ada riwayat trauma atau rasa nyeri yang kuat. Ini dikarenakan adanya penumpukan cairan terutama di bagian bawah tubuh seperti pergelangan kaki. Penyebabnya adalah jantung yang mengalami kesulitan untuk memompa aliran darah sehingga kembali ke pembuluh darah. 

Baca Juga: Waspada Penyakit Jantung! Periksa Rutin Kesehatan Jantung Anda dengan CT-Scan

Cek Kesehatan Jantung di Cardiac Center Persada Hospital

Gejala serangan jantung bisa berawal dari rasa sakit biasa seperti mual, sakit kepala, atau gangguan pencernaan. Namun, jika disertai dengan adanya nyeri di area dada dan menjalar ke bagian tubuh lainnya, maka tidak boleh dianggap remeh. Sebagai langkah aman, sebaiknya segera lakukan pengecekan sedini mungkin ke rumah sakit terdekat. 

Persada Hospital merupakan Rumah Sakit Jantung di Malang yang memiliki fasilitas serta layanan Jantung komprehensif. Didukung dengan teknologi, dokter kompeten, dan tim terbaik, kami mampu menangani beragam permasalahan jantung dengan tetap berkolaborasi bersama keluarga pasien untuk support moril.

Kunjungi Cardiac Center Persada Hospital untuk melakukan pengecekan lebih lanjut jika Anda mengalami gejala sakit jantung seperti point di atas dan pengobatan penyakit jantung. Cek jadwal dokter jantung Persada Hospital untuk melakukan kunjungan konsultasi di poli jantung. Pelajari juga berbagai informasi kesehatan terkini melalui laman artikel Persada Hospital.

Ditinjau oleh :
dr. Indra Prasetya, Sp.JP (K)., FIHA
Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Share :
#SehatBarengPersada