Pertolongan Pertama Serangan Jantung

pertolongan pertama serangan jantung

Pertolongan pertama serangan jantung merupakan langkah kritis yang membutuhkan respons cepat dan tepat. Saat detak jantung terganggu, setiap detik berharga untuk mempertahankan fungsi jantung, meminimalisir kerusakan, dan menyelamatkan nyawa.

Maka dari itu, pahami langkah-langkah yang harus diambil saat Anda atau orang lain mengalami serangan jantung! Jangan lupakan pula gejala umum yang perlu diwaspadai dalam menghadapi situasi yang mendesak ini!

Pertolongan Pertama Serangan Jantung pada Diri Sendiri

Serangan jantung terjadi ketika aliran darah yang kaya oksigen ke jantung terhenti karena pembuluh darah koroner tersumbat. Tanpa oksigen, jaringan otot jantung bisa rusak, dan semakin cepat Anda bertindak, semakin banyak bagian jantung yang bisa diselamatkan. Berikut langkahnya:

1. Mengenali Gejala

Gejala serangan jantung bisa berupa nyeri dada yang intens, rasa tertekan atau penuh di dada, nyeri dapat yang menjalar ke bahu, lengan, leher, rahang, atau punggung. Ada pula gejala lain seperti sesak napas, keringat dingin, mual, atau pusing. 

Jika Anda merasakan gejala-gejala ini, segera hentikan aktivitas yang sedang dilakukan. Agar lebih pasti mengenai kesehatan jantung, Anda harus segera datang ke IGD  Cardiac Center Persada Hospital Malang untuk dilakukan pemeriksaan oleh dokter spesialis.

2. Duduk dengan Nyaman

Setelah mengenali gejala, segera cari tempat duduk sebagai pertolongan pertama serangan jantung. Duduklah dengan posisi yang membuat Anda merasa paling nyaman dan aman, bisa dengan sandaran atau tanpa sandaran. 

Jangan berbaring, karena posisi ini bisa memperberat kerja jantung. Jika Anda sendirian, segera hubungi layanan darurat medis. Gunakan telepon rumah atau ponsel yang ada di dekat Anda, dan beritahu operator bahwa Anda mungkin mengalami serangan jantung.

3. Tetap Tenang Menunggu

Selama menunggu bantuan di depan pintu atau akses keluar rumah terdekat, cobalah untuk tetap tenang dan longgarkan pakaian agar dada tidak terasa semakin sesak. 

Panik hanya akan meningkatkan kebutuhan oksigen jantung dan memperburuk situasi. Tarik napas dalam-dalam dan hembuskan perlahan untuk membantu menenangkan diri dan mengurangi kecemasan.

4. Jangan Mengemudi Sendiri

Jangan mencoba mengemudi sendiri ke rumah sakit. Mengemudi dalam kondisi seperti ini sangat berbahaya karena Anda bisa kehilangan kesadaran atau mengalami komplikasi serius selama perjalanan. 

Menunggu ambulans merupakan pilihan terbaik karena petugas medis di ambulans dapat memberikan pertolongan pertama yang diperlukan selama perjalanan ke rumah sakit.

Pertolongan Pertama Serangan Jantung pada Orang Lain

Penting juga untuk mengetahui langkah-langkah yang harus diambil ketika Anda berada di posisi untuk membantu orang lain yang mengalami serangan jantung.

1. Pasien dalam Keadaan Sadar

Ketika Anda menemukan seseorang yang sadar tetapi menunjukkan tanda-tanda serangan jantung, lakukan langkah berikut:

  • Langkah pertama pertolongan pertama serangan jantung adalah menenangkan dan memastikan mereka duduk di tempat yang aman;
  • Berikan dukungan emosional dengan berbicara dengan tenang dan jelas, menginformasikan bahwa Anda sedang membantu;
  • Lalu, segera hubungi layanan darurat medis profesional dan sampaikan informasi yang jelas tentang kondisi dan lokasi pasien;
  • Jika pasien memiliki riwayat penyakit jantung dan memiliki obat-obatan seperti nitrogliserin atau aspirin yang diresepkan, bantu mereka untuk mengambilnya sesuai dengan instruksi dokter;
  • Penting untuk diingat bahwa Anda tidak boleh memberikan obat tanpa persetujuan pasien. Selama menunggu kedatangan bantuan medis, perhatikan terus kondisi pasien;
  • Jika mereka mulai menunjukkan tanda-tanda kehilangan kesadaran atau jika kondisi mereka memburuk, bersiaplah untuk memberikan RJP (resusitasi jantung paru).

2. Pasien dalam Keadaan Tidak Sadar

Jika pasien tidak sadar, Anda harus segera bertindak sebagai pertolongan pertama serangan jantung. Pastikan dulu lingkungan sekitar aman untuk Anda dan pasien, kemudian:

  • Hubungi layanan darurat medis terdekat dan sampaikan informasi yang jelas dan lengkap tentang kondisi dan lokasi pasien;
  • Jika pasien benar tidak bernapas atau hanya bernapas dengan tidak normal (misalnya, hanya mengambil napas sesekali namun tidak efektif), lakukan RJP;
  • Mulai dengan kompresi dada. Letakkan salah satu telapak tangan Anda di tengah dada pasien, dengan telapak tangan yang lain di atasnya, dan  kaitkan jari - jari tangan bagian atas ke punggung telapak tangan yang ada di bawahnya;
  • Pastikan menggunakan berat badan Anda untuk menekan dada pasien ke bawah sekitar 5 cm dengan kecepatan sekitar 100 hingga 120 kompresi per menit;
  • Kompresi dada ini membantu memompa darah dari jantung ke seluruh tubuh, termasuk otak dan organ vital lainnya;
  • Jika Anda dilatih untuk melakukan ventilasi (memberikan napas buatan), lakukan pemberian dua kali bantuan napas (ventilasi) setelah setiap 30 kompresi dada;
  • Jika tidak, teruskan kompresi dada tanpa henti sampai bantuan medis tiba atau sampai AED (automated external defibrillator) tersedia;
  • Jika AED tersedia, ikuti instruksi yang diberikan oleh perangkat tersebut. AED adalah alat yang dirancang untuk memberikan kejutan listrik ke jantung untuk mengembalikan irama jantung normal;
  • Ikuti petunjuk suara atau visual dari AED dan pastikan tidak ada yang menyentuh pasien selama AED menganalisis irama jantung atau memberikan kejut listrik.

Selama proses ini berlangsung, terus berkomunikasi dengan layanan darurat jika memungkinkan. Berikan informasi terbaru tentang kondisi pasien dan tindakan yang telah Anda ambil.

Ini akan membantu mereka mempersiapkan tindakan selanjutnya yang perlu dilakukan saat mereka tiba.

Baca Juga: 10 Cara Menjaga Kesehatan Jantung Sedari Dini

Gejala Umum Serangan Jantung

Serangan jantung, atau infark miokard, terjadi ketika aliran darah yang membawa oksigen ke jantung terhenti akibat penyumbatan pada arteri koroner. Tanpa oksigen, sel-sel jantung mulai mati. Ini dapat menyebabkan kerusakan permanen pada otot jantung.

Gejala serangan jantung bisa berbeda-beda pada tiap individu, namun ada beberapa tanda yang umumnya dirasakan oleh banyak orang, seperti:

1. Nyeri Dada

Nyeri dada adalah gejala yang paling sering dikaitkan dengan serangan jantung. Nyeri ini bisa dirasakan seperti tekanan berat, rasa terjepit, atau sensasi terbakar di tengah dada. Rasa sakit ini bisa bertahan lebih dari beberapa menit, atau hilang dan muncul kembali.

2. Rasa Tidak Nyaman dari Tubuh Bagian Atas

Gejala lain yang sering muncul adalah rasa tidak nyaman yang menyebar ke area lain dari tubuh atas, seperti satu atau kedua lengan, punggung, leher, rahang, atau perut. 

3. Sesak Napas dan Gejala Lain

Sesak napas juga merupakan tanda umum yang bisa terjadi sebelum atau bersamaan dengan nyeri dada. Gejala lainnya termasuk berkeringat dingin, mual atau muntah, serta pusing atau rasa kepala ringan.

4. Gejala Khusus

Beberapa orang, khususnya wanita, orang tua, dan penderita diabetes, mungkin mengalami gejala khusus yang tidak spesifik, seperti kelelahan ekstrem, sesak napas tanpa nyeri dada, dan rasa tidak nyaman di perut yang sering kali disalahartikan sebagai sakit asam lambung.

5. Tidak Ada Gejala

Beberapa orang mungkin mengalami serangan jantung tanpa gejala sama sekali. Ini dikenal sebagai serangan jantung diam (Silent). Oleh karena itu, Anda tidak boleh mengabaikan gejala yang tidak biasa atau tidak sesuai dengan 'gambaran klasik' serangan jantung.

Baca Juga: Penyebab Penyakit Jantung Berdasar Jenis-Jenisnya

Cegah dan Tangani Serangan Jantung bersama Persada Hospital

Serangan jantung harus ditangani sesegera mungkin agar pasien dapat kembali pulih seperti sedia kala. Persada Hospital merupakan Rumah Sakit di Malang yang memiliki fasilitas serta layanan jantung komprehensif.

Didukung dengan teknologi, dokter spesialis yang kompeten yaitu dr. Henry Kasudarman, Sp.EM dan tim, kami mampu menangani serangan jantung dengan tetap berkolaborasi bersama keluarga pasien untuk dukungan moril. 

Kunjungi Cardiac Center Persada Hospital untuk kontrol kesehatan jantung dan pengobatan permasalahan jantung! Cek jadwal dokter jantung di Persada Hospital untuk melakukan konsultasi dengan dokter terbaik kami. Anda juga dapat mempelajari tips terkini seputar kesehatan melalui laman artikel Persada Hospital. Yuk! Saatnya #SehatBarengPersada

 

Referensi:

UPK.kemkes.go.id 5 Langkah Pertolongan Pertama untuk Pasien Serangan Jantung

Ditinjau oleh :
dr. Henry Kasudarman, Sp.EM
Unit Gawat Darurat
Share :
#SehatBarengPersada