Waspada Penyakit Jantung, Periksa Rutin dengan CT Scan Jantung!

CT Scan Jantung di cardiac center Persada Hospital Rumah Sakit Jantung di Malang

Apakah Sahabat Persada pernah mendengar pemeriksaan Penyakit Jantung Koroner dengan CT Scan Jantung? 

Ya, pemeriksaan jantung dengan menggunakan CT Scan ini adalah pemeriksaan yang dapat dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan jantung Sahabat secara menyeluruh.

Computerized tomography atau CT scan merupakan sebuah metode diagnosis yang mampu mengambil gambar dari pembuluh darah, tulang, organ dalam, dan berbagai struktur tubuh. 

CT Scan Jantung dapat mendiagnosis berbagai masalah kesehatan yang berkaitan dengan organ jantung. Persada Hospital memiliki CT Scan 64 Slice yang berguna untuk membantu tenaga medis kami dalam mendiagnosis berbagai masalah pada jantung. 

Saat ini pemeriksaan CT scan jantung semakin banyak dilakukan dan telah menjadi salah satu pilihan pemeriksaan rutin jantung. CT scan jantung dipilih karena non-invasif dan dapat memberikan informasi tentang struktur morfologi anatomi organ jantung dan pembuluh darah  dengan maksimal.

Pemeriksaan dengan CT scan jantung mampu memberikan data dan informasi berupa morfologi anatomi dan memberikan detail data struktur jantung termasuk pembuluh darah koroner

Analisis dari hasil pencitraan CT scan jantung yang sering digunakan saat ini berupa penilaian morfologi jantung, calcium score arteri koroner dan CT angiografi koroner. Calcium score, merupakan teknik penilaian kalsifikasi di arteri koronaria dengan menggunakan angka.

Telah terbukti bahwa ada korelasi langsung banyaknya calcium score dengan risiko penyakit jantung koroner (atherosclerosis and plaque formation). Sedangkan pemeriksaan CT angiografi koroner bisa menilai jenis plak dan stenosis (penyempitan) pada pembuluh darah koroner.

Jenis-Jenis CT Scan Jantung

1. CT Coronary Angiogram

CT Coronary Angiogram atau yang biasa dikenal dengan sebutan CT scan Angiogram adalah tindakan CT scan yang berfungsi untuk mengukur aliran darah menuju arteri koroner.

Pada tindakan ini, dokter akan menyuntikan cairan perwarna berbahan dasar Iodine ke pembuluh vena Anda agar bagian dalam pembuluh darah Anda terlihat lebih jelas. CT scan angiogram dilakukan pada pasien yang berpotensi mengalami penyakit jantung koroner, tetapi dokter belum mengetahui apa penyebabnya.

Pemeriksaan ini juga membantu untuk mengetahui potensi Anda mengalami gagal jantung.

2. CT Calcium Score

CT calcium score berguna untuk mengukur kadar kalsium atau plak pada pembuluh arteri. Melalui pemeriksaan ini, kita bisa melihat apakah kadar kalsium cenderung rendang, sedang, atau tinggi.

Pada pemeriksaan ini, pasien tidak disuntik cairan pewarna tertentu. CT calcium score bertujuan mencari tahu ada atau tidaknya penyakit jantung koroner. Kadar kalsium yang rendah mengindikasikan risiko tersebut.

Apa Saja Manfaat CT Scan Jantung?

Pada umumnya, tindakan CT scan memiliki manfaat untuk melihat kondisi jantung sebagai berikut:

  • Arteri koroner yang menyuplai darah ke otot jantung
  • Ruang jantung, otot jantung, dan katup jantung
  • Vena paru
  • Aorta toraks (dada), terkadang dapat melihat aorta perut.
  • Kantung yang membungkus jantung (perikardium)

Apa Saja Indikasi Pemeriksaan Umum Pada CT Scan Jantung?

  • Kasus-kasus nyeri dada (menegakkan diagnosis penyakit jantung koroner). Termasuk pasien yang mengalami nyeri dada, tetapi hasil lab dan EKG normal, non diagnostik atau tidak jelas.
  • Evaluasi anatomi jantung, anomaly/kelainan jantung, massa/tumor pada jantung, bekuan darah/trombus
  • Evaluasi setelah bypass grafts dan pemasangan cincin
  • Perencanaan tindakan cangkok bypass arteri koroner, prosedur katup jantung transkateter/perkutan, dan ablasi jantung untuk aritmia.
  • Masalah pada aorta jantung (aneurisma aorta atau diseksi aorta)
  • Gejala gangguan fungsi jantung dengan hasil stress EKG normal, tidak jelas, atau tidak meyakinkan.
  • Penyakit jantung bawaan
  • Masalah pada katup jantung.
  • Penumpukan cairan atau kalsifikasi perikardium.

Apa Saja Persiapan Pasien Sebelum Melakukan Pemeriksaan CT Scan Jantung?

  • Denyut jantung kurang dari 70 kali per menit, bila perlu diberi obat beta blocker. Beberapa keadaan kontraindikasi pemberian beta blocker, antara lain: asthma bronchiale, gangguan listrik jantung (AV block), hipotensi berat, gagal jantung berat, dan tidak toleransi terhadap beta blocker.
  • Pasien diharuskan untuk berpuasa selama empat jam sebelum pemeriksaan, dan tetap diperkenankan minum air
  • Hindari minum kopi, dan obat-obatan yang bersifat meningkatkan denyut jantung.
  • Pemeriksaan fungsi ginjal (ureum/kreatinin darah), karena pemeriksaan ini menggunakan injeksi cairan kontras.
  • Pasien tidak dalam keadaan hamil.
  • Menanggalkan benda-benda yang mengandung logam seperti perhiasan, kacamata, dan gigi palsu.
  • Mengenakan pakaian yang disediakan rumah sakit
  • Pasien akan diminta untuk mengonsumsi obat golongan vasodilator, yakni obat yang berfungsi untuk melebarkan pembuluh darah.
  • Untuk CT scan Angiogram, pasien akan diinject dengan cairan pewarna kontras. Beri tahu dokter jika Anda pernah mengalami reaksi dari inject pewarna kontras untuk kebutuhan tindakan radiasi, obat yang sedang Anda konsumsi, dan jika Anda memiliki masalah kesehatan ginjal.

Prosedur CT Scan Jantung

Berikut prosedur CT scan jantung di rumah sakit:

  • Suster meminta Anda menanggalkan pakaian serta perhiasan bermaterial logam dan memberi Anda pakaian ganti khusus.
  • Suster mengukur tinggi badan, berat badan, dan tekanan darah Anda.
  • Suster mengambil sampel darah untuk melakukan analisis lemak.
  • Radiografer akan meminta Anda terlentang dalam satu garis lurus dari kepala hingga ujung kaki (supinasi). Radiografer dapat menggunakan tali pengaman dan bantal supaya posisi Anda tetap dan tidak bergerak.
  • Radiografer meminta Anda untuk mengangkat kedua lengan di atas kepala.
  • Meja pemeriksaan akan masuk ke mesin CT scan, sedangkan kaki Anda berada di luar alat tersebut.
  • Dokter menempelkan elektroda yang sudah terhubung dengan mesin untuk merekam aktivitas listrik jantung pada dada Anda.
  • Selama CT scan berlangsung, sinar X-ray akan bergerak mengelilingi tubuh Anda.
  • Proses CT scan akan memakan waktu kurang lebih 10 menit.
  • Saat CT scan berlangsung, alat tersebut akan memindai dan menghasilkan gambar dalam tubuh Anda yang dapat dilihat pada monitor atau dicetak dalam bentuk film. Pihak rumah sakit juga akan membuat model 3D (tiga dimensi) dari jantung Anda.

Baca Juga: Mengenal Apa itu Ekokardiografi (EKG) , Tujuan dan Manfaatnya

Hasil dari CT Scan Jantung

Hasil CT scan jantung hanya dapat diinterpretasikan oleh dokter spesialis radiologi. Hasil tersebut akan membantu dokter penanggung jawab pasien untuk menentukan intervensi selanjutnya sesuai dengan kondisi kesehatan pasien.

Jika jantung dan pembuluh darah Anda tidak memiliki gangguan kesehatan, maka hasil pemeriksaan normal. Melalui CT calcium score, hal ini dapat dilihat dari kadar kalsium dalam pembuluh arteri yang mendapatkan nilai 0.

Artinya, kemungkinan Anda untuk mengalami serangan jantung beberapa tahun ke depan rendah. Tetapi jika tingkat kalsium terlalu rendah, justru mengindikasikan kemungkinan Anda mengalami jantung koroner.

Berikut kategori umum dalam penilaian calcium score pada CT scan jantung:

  • Kategori 0: Tidak ada tanda kalsifikasi yang terdeteksi.
  • Kategori 1–10: Tingkat kalsifikasi sangat minimal, risiko rendah serangan jantung.
  • Kategori 11–100: Tingkat kalsifikasi ringan, risiko rendah hingga sedang serangan jantung.
  • Kategori 101–400: Tingkat kalsifikasi moderat, risiko sedang hingga tinggi serangan jantung.
  • Kategori 401 atau lebih: Tingkat kalsifikasi berat, risiko tinggi serangan jantung.

Namun, jika hasil pemeriksaan menunjukkan hasil abnormal, kemungkinan hal ini terjadi karena tingkat kalsium yang terlalu tinggi. Hal ini menandakan hal berikut:

  • Terjadi penumpukan kalsium pada dinding arteri koroner. Salah satu tanda aterosklerosis.
  • Semakin tinggi skor kalsium pada jantung, menandakan semakin parah kondisi yang Anda alami.

Hasil abnormal juga bisa terjadi karena beberapa kondisi berikut

  • Aneurisma (pembengkakan pembuluh darah).
  • Penyakit jantung bawaan.
  • Masalah katup jantung
  • Perikarditis (peradangan pada kantung yang menyelimuti jantung)
  • Tumor jantung

Segera konsultasikan dengan dokter untuk upaya perubahan gaya hidup Anda guna mengurangi risiko penyakit jantung.

Risiko CT Scan Jantung

Berikut risiko CT scan jantung, segera konsultasikan dengan dokter untuk penjelasan lebih lanjut mengenai kekhawatiran Anda:

1. Paparan Radiasi

CT scan memaparkan radiasi ke tubuh Anda. Jika dilakukan terlalu sering, hal ini dapat meningkatkan risiko kanker. Tetapi, Anda tidak perlu khawatir karena pemeriksaan CT scan biasanya dilakukan hanya sesekali.

2. Alergi Pewarna Kontras

 Jika Anda memiliki alergi pewarna kontras yang disuntikan ke tubuh Anda sesaat sebelum melakukan CT Scan, segera kabarkan dokter Anda. Dokter mungkin akan melakukan hal berikut ini:

  • Jika pewarna kontras tetap diperlukan, dokter akan meminta Anda mengonsumsi antihistamines atau steroid sebelum diinject pewarna kontras.
  • Jika Anda pengidap penyakit ginjal atau diabetes, Anda akan diberikan cairan ekstra untuk membersihkan iodine dari tubuh
  • Jika mengalami kesulitan bernafas saat tes berlangsung, segera kabarkan operator.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Melakukan CT Scan Jantung?

Berikut adalah waktu yang tepat untuk segera melakukan CT scan jantung:

  • Sahabat Persada mengalami keluhan seperti nyeri dada sebelah kiri tembus punggung atau menjalar.
  • Sahabat Persada mengeluhkan sesak napas, mual, muntah, pusing, keringat dingin, hingga nyeri ulu hati. Gejala tidak khas ini bisa menjadi tanda penyakit jantung koroner.
  • Sahabat Persada memiliki riwayat keluarga yang mengalami serangan jantung.
  • Sahabat Persada memiliki faktor risiko seperti tekanan darah tinggi (hipertensi), kolesterol, diabetes, obesitas, kurang berolahraga, merokok, dan stress.
  • Sahabat Persada akan melaksanakan tindakan jantung seperti ablasi pada penderita gangguan irama jantung, pemasangan katup jantung non bedah, hingga mendeteksi kelainan jantung bawaan

Baca Juga: Mengenal Apa itu Operasi Jantung Minimal Invasif, Tujuan dan Risikonya?

CT Scan Jantung di Rumah Sakit Jantung Persada Hospital Malang

CT scan jantung merupakan salah satu tindakan pemeriksaan jantung yang memiliki banyak manfaat serta penting dilakukan. Sahabat Persada tidak perlu khawatir akan risiko dari tindakan ini, pasalnya di Rumah Sakit Persada Hospital Malang, CT scan jantung dilakukan oleh dokter spesialis radiologi yang berkolaborasi dengan dokter spesialis jantung, serta suster yang berpengalaman.

Selain itu, Sahabat Persada dapat berkonsultasi seputar tindakan dan keluhan yang dirasakan agar pengobatan tepat sasaran. Didukung dengan teknologi terkini, dan pengalaman tenaga kesehatan, Persada Hospital siap menangani beragam masalah kesehatan jantung dengan berkolaborasi bersama keluarga pasien untuk support moril.

Kunjungi Cardiac Center Persada Hospital untuk melakukan kontrol kesehatan jantung lebih lanjut sebelum terlambat. Cek jadwal dokter jantung Persada Hospital untuk melakukan kunjungan konsultasi di poli jantung. Pelajari juga berbagai informasi kesehatan terkini melalui laman artikel Persada Hospital. Informasi selengkapnya terkait tindakan medis hubungi hotline Persada Hospital di 0811-3058-8585.

Ditinjau oleh :
dr. Wella Karolina, Sp. JP (K) FIHA
Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Share :
#SehatBarengPersada