Kenali Gejala Flu Singapura dan Cara Pengobatannya

kenali-gejala-flu-singapura-dan-cara-pengobatannya

Sahabat Persada, pernahkah mendengar tentang Flu Singapura yang biasa menyerang balita? Untuk mengetahui lebih lengkap mengenai Flu Singapura, Sahabat Persada perlu menyimak ulasan berikut ini.

Penyakit Flu Singapura umum dikenal sebagai hand, foot, and mouth disease (hfmd), sebuah penyakit yang disebabkan oleh enterovirus, dan rentan menyerang anak kecil di bawah usia 5 tahun. Penyakit ini dapat menyebar dengan mudah.

Flu Singapura awalnya ditemukan pada 1957 dan pertama kali muncul di Toronto, Kanada. Penyakit yang menyebabkan ruam ini dikenal sebagai "flu" lantaran gejalanya mirip flu, dan pada saat itu di Singapura banyak terjadi kasus serta kematian.

Hingga saat ini, tidak ada pengobatan khusus untuk mengatasi flu Singapura. Dan, anak yang terinfeksi flu Singapura perlu mendapat perawatan dokter karena setelah beberapa hari, anak berisiko dehidrasi karena mengalami kesulitan menelan.

 

Gejala Flu Singapura

Saat seseorang mengidap flu Singapura, terutama anak-anak, maka tubuhnya dapat menimbulkan beberapa gejala yang mungkin timbul, antara lain:

  1. Demam tinggi
  2. Sakit tenggorokan
  3. Hilangnya nafsu makan
  4. Adanya luka seperti lepuhan pada lidah, gusi, dan bagian dalam pipi. Luka ini umumnya berwarna merah
  5. Ruam merah
  6. Bayi dan balita akan rewel dan mudah marah
  7. Sakit perut

 

Bagaimana Cara Mengatasi Flu Singapura?

Flu Singapura sebenarnya bukan penyakit berbahaya karena bisa sembuh dalam waktu dua minggu. Namun, bukan berarti penyakit ini dapat diabaikan dan tidak segera ditangani.  Lalu, bagaimana menangani penyakit ini di rumah? Berikut ini adalah cara yang dapat dilakukan:

  1. Berikan parasetamol atau ibuprofen untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri
  2. Pastikan anak beristirahat penuh di rumah hingga kondisi membaik dan pulih
  3. Berikan air minum yang cukup untuk mengurangi rasa sakit di tenggorokan
  4. Tidak memberikan makanan atau minuman asam dan pedas, dan disarankan untuk memberikan makanan bertekstur lunak, seperti sup dan makanan sejenis yang mudah ditelan
  5. Menjaga kebersihan dengan rutin mencuci tangan sampai bersih, terutama setelah buang air besar, mengganti popok dengan rutin, serta saat menyiapkan makan hingga sebelum makan
  6. Mengoleskan krim anti gatal pada ruam dan bintil air yang muncul
  7. Mengajari anak cara menjaga kebersihan diri, termasuk mengajarkannya untuk tidak berbagi peralatan makan atau minum saat mengidap flu Singapura.

Pengidap flu Singapura mudah menularkan virus ke orang lain, terutama pada 7 hari saat pertama infeksi. Setelah gejala mereda, virus masih bertahan dalam tubuh pengidap selama beberapa waktu dan dapat menyebar melalui ludah atau tinja.

Maka dari itu, Sahabat Persada yang memiliki anak yang mulai menunjukkan gejala Flu Singapura, perlu melakukan perawatan di rumah hingga kondisinya membaik. Namun, jika gejala pada anak memburuk, segera periksakan diri ke Persada Hospital agar dapat dilakukan pemeriksaan dan pengobatan lebih lanjut. 

 

Informasi selengkapnya hubungi hotline Persada Hospital di 0811-3058-8585

Ditinjau oleh :
dr. Lina Fitria Astari, Sp.A, M.Biomed
Spesialis Anak
Share :
#SehatBarengPersada