15 Gejala Tumor Otak dan Penyebabnya

gejala tumor otak cek segera di rumah sakit persada hospital malang

Jangan anggap remeh saat sering merasa kelelahan atau mengalami sakit kepala yang hebat, bisa jadi itu merupakan gejala tumor otak. Penyakit yang satu ini bisa berasal dari jaringan otak atau dari bagian tubuh lain yang terkena sel tumor yang menyebar hingga ke otak. 

Itu sebabnya, segera lakukan pengecekan apabila merasa ada gejala yang mengindikasikan sebagai tumor otak. Apalagi sampai dengan saat ini masih belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebabnya. 

Meskipun beberapa peneliti menduga bahwa terbentuknya sel-sel abnormal bisa jadi karena adanya mutasi DNA sehingga berpeluang mengakibatkan munculnya tumor pada otak. Namun, tidak ada salahnya jika selalu waspada terhadap segala kemungkinan. Sebenarnya, apa saja gejala dari tumor otak tersebut dan apa yang jadi pemicunya? Berikut ulasannya. 

Mengenal Gejala Tumor Otak yang Harus Diwaspadai

Sel-sel abnormal atau jaringan yang tumbuh di area otak menjadi pertanda jika terkena tumor otak. Meski pertumbuhannya tak terkendali, namun tidak semua tumor akan berkembang dan meningkat menjadi tumor ganas atau kanker otak. Setidaknya ada 15 gejala yang terindikasi sebagai tumor otak, antara lain: 

1. Sakit Kepala Hebat

Kerap merasa sakit kepala yang sangat hebat merupakan gejala tumor otak yang biasa dikeluhkan oleh pasien penderita tumor otak. Namun, tingkat nyerinya bukan seperti sakit kepala biasa yang umum dirasakan seperti migrain. 

Rasa sakit yang terjadi di beberapa titik di bagian kepala ini terjadi karena adanya pertumbuhan jaringan otak secara terus-menerus hingga mendesak jaringan yang ada di sekitarnya. Desakan tersebut akhirnya menekan jaringan yang kaya reseptor nyeri dan sensitif, misalnya saja lapisan selaput otak. 

Intensitas sakit kepala pada penderita tumor otak akan kian meningkat seiring pembesaran tumor. Pada kondisi tertentu, orang yang terindikasi terkena tumor otak akan dianjurkan untuk melakukan MRI (Magnetic Resonance Imaging) guna mendeteksi lebih lanjut gejala sakit kepala hebat yang dirasakan. 

Jika Anda bertempat tinggal di Malang, tidak ada salahnya untuk melakukan pemeriksaan di Persada Hospital. Di Persada Hospital tersedia layanan dan fasilitas yang lengkap serta pengobatan terbaik sesuai tanda tanda tumor otak yang dirasakan.    

2. Mual dan Muntah

Gejala yang menandakan seseorang menderita penyakit tumor otak adalah merasa mual dan muntah. Keluhan ini disebabkan oleh adanya peningkatan tekanan pada rongga kepala yang salah satu faktor pemicunya adalah keberadaan tumor pada otak. Selain itu, kondisi mual dan muntah juga bisa terjadi karena efek samping dari pengobatan yang sedang dijalani. 

3. Mengalami Kejang

Selain mual dan muntah, adanya pertumbuhan jaringan otak yang terjadi terus-menerus membuat penderita tumor otak mengalami kejang. Umumnya, kondisi ini dikarenakan keberadaan tumor yang berada di bagian tengah jaringan normal otak. 

Apabila tidak segera ditangani, metabolisme otak menjadi terganggu sehingga mencetuskan adanya aliran elektrik yang tidak normal. Penderita tumor otak yang mengalami kejang bisa disertai gejala lain seperti kehilangan kontrol tubuh, indra penglihatan dan penciuman yang terganggu dan gerakan berulang. 

4. Sentakan Pada Sebagian Tubuh

Seperti halnya kejang, adanya hentakan di bagian tubuh tertentu seperti tangan, kaki, lengan, atau bahkan seluruh tubuh juga merupakan gejala tumor otak yang harus diwaspadai. Biasanya, gejala ini dialami oleh penderita yang terkena tumor pada lobus frontal dan otak kecil.

5. Kesulitan Berbicara

Gejala berikutnya yang harus diwaspadai karena berpeluang terkena tumor otak adalah saat mengalami kesulitan berbicara. Gejala ini kerap terlihat pada penderita tumor otak yang ganas. Mereka akan kesulitan dalam mengingat dan memahami bahasa sehingga mengurangi kemahiran dalam berkomunikasi. 

6. Gangguan Penglihatan

Ciri ciri tumor otak yang harus diwaspadai adalah ketika mengalami gangguan penglihatan. Sebab, ini menandakan adanya pertumbuhan tumor di sekitar saraf optik, kelenjar bawah otak, temporal, atau di lobus oksipital. Beberapa gejala yang dirasakan diantaranya adalah penglihatan menjadi kabur, buram, buta warna, mengalami kebutaan sebagian, hingga kebutaan total. 

7. Mati Rasa Pada Satu Sisi Tubuh

Pada beberapa kasus penderita tumor otak mengalami gejala mati rasa dan kesemutan yang terjadi di tangan dan kaki. Apabila kondisi kesemutan terjadi hanya di satu sisi tubuh saja, ini bisa menandakan bahwa tumor menyerang pada salah satu bagian otak. 

8. Kebingungan dalam Menjalani Kegiatan Sehari-Hari

Gejala tumor otak berikutnya yang mengindikasikan terkena tumor otak adalah sering merasa bingung saat menjalani aktivitas sehari-hari. Parahnya lagi, ada yang menjadi mudah bingung akan banyak hal, termasuk mengingat identitas dirinya sendiri. 

9. Kemampuan Mengingat Bermasalah

Selain mudah merasa bingung, gejala yang dirasakan oleh penderita tumor otak adalah kesulitan dalam hal mengingat. Jika pertumbuhan tumor otak tersebut semakin parah, penderita bisa mengalami halusinasi dan sulit merespon. 

10. Gangguan atau Kehilangan Keseimbangan

Gejala dari tumor otak yang satu ini mirip dengan ciri-ciri terkena vertigo, yaitu hilang keseimbangan dan tubuh terasa goyang atau berputar. Bahkan, ada yang dampaknya cukup fatal hingga memengaruhi fungsi sumsum tulang belakang dan sistem saraf. 

11. Merasa Kelelahan

Mudah merasa lelah juga merupakan salah satu dari gejala tumor otak yang harus diwaspadai. Terutama jika sering merasa kelelahan tanpa sebab yang jelas dengan kondisi tubuh yang sulit untuk digerakkan.

12. Masalah Pendengaran

Penderita tumor otak juga mengalami masalah pada pendengaran seperti suara berdengung, otot wajah melemah, vertigo, dan kehilangan keseimbagan. Ini dikarenakan tumor tersebut tumbuh di area saraf kranial dan lobus temporal sehingga merusak sistem saraf vestibulokoklear. 

13. Kesulitan Membuat Keputusan

Tumor yang tumbuh di area lobus frontal atau temporal bisa berdampak pada gangguan daya ingat atau memori. Selain itu, penderita juga akan merasa sulit untuk berkonsentrasi dan sulit dalam mengambil keputusan. 

14. Tidak Mampu Menerapkan Perintah yang Mudah Dipahami

Gejala lainnya yang berpotensi terkena tumor otak adalah ketidakmampuan dalam menjalankan perintah, walau yang mudah sekalipun. 

15. Perubahan Mood atau Kepribadian

Suasana hati yang kerap berubah secara ekstrem juga merupakan salah satu tanda tanda tumor otak yang harus diwaspadai. Ini dikarenakan adanya sel yang tumbuh secara tidak normal di area otak besar, lobus temporal, dan frontal. Gejala ini bisa menjadi pertanda sebagai gejala awal tumor otak, namun bisa muncul setelah proses perawatan medis tengah berlangsung. 

Penyebab Tumor Otak

Hingga saat ini, penyebab pasti adanya perubahan genetik sehingga menjadi tumor otak masih belum diketahui. Namun, terdapat beberapa faktor yang menjadi pemicu seseorang berisiko terkena tumor otak, yaitu usia, faktor keturunan, dan pernah menjalani radioterapi. 

Baca Juga: Diagnosis dan Penanganan Pasien Tumor Ota

Tindak Lanjuti Gejala Tumor Otak Bersama Persada Hospital

Diantara kelima belas gejala terkena tumor otak, sebagian bisa dibantu dengan pengobatan serta terapi dengan dokter spesialis. Sedangkan sebagian lagi ada yang harus ditindaklanjuti dengan melakukan operasi. 

Apabila Anda atau kerabat mengalami tanda tanda tumor otak, segera lakukan pemeriksaan ke Persada Hospital. Persada Hospital merupakan rumah sakit di Malang yang memiliki fasilitas yang lengkap, salah satunya adalah layanan Neurosurgery. Didukung dengan teknologi, dokter kompeten, dan tim terbaik, kami mampu mengobati tumor dengan tetap berkolaborasi bersama keluarga pasien untuk support moril.

Kunjungi Persada Hospital untuk melakukan pemeriksaan dan pengobatan tumor. Cek jadwal dokter Spesialis Bedah Onkologi untuk melakukan konsultasi terkait pengobatan tumor. Pelajari juga berbagai informasi kesehatan terkini melalui laman artikel Persada Hospital. Informasi selengkapnya terkait tindakan medis hubungi hotline Persada Hospital di 0811-3058-8585.

Ditinjau oleh :
dr. Donny Wisnu Wardhana, Sp.BS. Subsp.BS-Onk(K), FICS
Spesialis Bedah Saraf
Share :
#SehatBarengPersada