Cara Mengobati Penyakit Ginjal Stadium Awal Sebelum Terlambat

Penyakit ginjal stadium awal perlu untuk mendapatkan pengobatan sejak dini. Meski jarang ada gejalanya, namun dokter memiliki cara mengobati penyakit ginjal stadium awal. Supaya tidak semakin menyebar dan menyebabkan komplikasi.

Sebelum lebih jauh, Anda harus memahami apa itu penyakit ginjal. Istilah ini digunakan untuk menunjukkan adanya gangguan pada ginjal Anda. 

Biasanya gejala pada stadium awal belum terdeteksi secara langsung. Anda dapat mengetahuinya melalui tes kesehatan secara rutin melalui cek darah, urine hingga USG abdomen.

10 Cara Mengobati Penyakit Ginjal Stadium Awal

Pengobatan pada gangguan ginjal tidak hanya melalui medis alias obat-obatan. Namun bisa juga secara mandiri di rumah dengan mengikuti anjuran dokter.

Berikut ini beberapa cara pengobatan gangguan ginjal pada stadium awal:

1. Segera Periksakan Diri ke Dokter

Langkah pertama yang penting adalah berkonsultasi dengan dokter spesialis ginjal (nephrology) atau dokter umum untuk mendapatkan diagnosis yang akurat. Sebenarnya gejala penyakit ginjal tidak terlalu terlihat. Namun ada sebagian orang yang sudah merasakan gejalanya.

Beberapa tanda antara lain terlihat dari frekuensi buang air kecil yang terlalu sering di malam hari. Kemudian urine juga tampak lebih berbusa dari biasanya.

Gejala lain bisa dari nyeri pinggang hingga gatal-gatal. Anda juga bisa saja mengalami penurunan nafsu makan dan hipertensi.

Apabila merasakan gejala ini, sebaiknya segera kunjungi layanan urologi, salah satunya di Persada Hospital Malang. Anda bisa melakukan pemeriksaan lengkap dengan alat yang canggih dan dokter kompeten.

2. Cukupi Kebutuhan Cairan Tubuh

Apabila Anda termasuk orang yang susah minum air, sebaiknya segera ubah pola hidup Anda. Mengonsumsi cukup air sangat penting untuk membantu ginjal dalam membuang limbah dan racun dari tubuh.

Penuhi asupan air sesuai dengan berat badan Anda. Secara umum, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia merekomendasikan untuk minum dua liter air setiap hari. Namun ini bisa lebih apabila berat badan Anda besar dan kebutuhan air Anda juga besar.

3. Rajin Berolahraga

Pola hidup sehat menjadi salah satu cara mengobati penyakit ginjal stadium awal. Salah satunya dengan membiasakan olahraga setiap hari. Tidak butuh waktu lama, minimal 30 menit saja dalam sehari.

Berolahraga secara teratur dapat membantu menjaga tekanan darah, mengendalikan gula darah, dan memperbaiki sirkulasi. Beberapa latihan ringan yang bisa Anda lakukan adalah berjalan kaki, bersepeda atau bahkan berenang.

Namun sebaiknya, diskusikan dengan dokter Anda tentang jenis dan tingkat aktivitas yang aman bagi Anda. Mintalah rekomendasi trainer atau pelatih untuk memantau kegiatan olahraga Anda.

4. Batasi Konsumsi Makanan Tinggi Garam

Hipertensi menjadi salah satu faktor penyebab gangguan pada ginjal. Ini juga yang membuat kerusakan pada pembuluh darah di ginjal dan mengganggu sistem pembuangan limbah pada tubuh.

Salah satu faktor yang membuat hipertensi semakin memburuk adalah pola makan yang buruk. Misalnya Anda terlalu sering makan menu dengan tinggi garam.

Beberapa makanan yang mengandung natrium tinggi antara lain snack, makanan kaleng, makanan cepat saji hingga daging olahan. Sebaiknya Anda melihat tabel nutrisi pada makanan sebelum memutuskan untuk menyantapnya. Supaya lebih tahu berapa kandungan garam yang Anda konsumsi tiap hari.

Idealnya, Anda hanya boleh mengonsumsi garam sekitar 1 sendok teh per hari. Untuk itu, jika lebih dari batas tersebut, kemungkinan adanya gangguan pada ginjal juga semakin besar.

5. Kurangi Makanan Tinggi Gula

Pada dasarnya, hal yang berlebihan itu tidak baik. Bukan hanya konsumsi garam tinggi, namun makanan tinggi gula juga harus dikurangi.

Cara mengobati penyakit ginjal stadium awal dengan melakukan diet gula. Apalagi jika Anda menderita diabetes dengan kadar gula tinggi. Saat pembuluh darah mengalami kerusakan, tentu saja ginjal tidak bisa bekerja dengan baik.

Beberapa makanan yang mengandung gula tinggi antara lain kue, jus atau minuman kemasan, hingga boba yang sering dijual di mall-mall. Sebaiknya batasi konsumsinya dan ganti dengan gula khusus untuk diet.

6. Tangani Asam Urat

Penyebab gangguan ginjal berikutnya adalah tingginya kadar asam urat di dalam tubuh Anda. penumpukan ini membuat risiko gagal ginjal juga tinggi.

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menangani asam urat. Antara lain dengan mengatur pola makan dengan konsumsi makanan rendah purin, hingga mengonsumsi obat-obatan yang bisa menurunkan asam urat dalam tubuh.

Obat-obatan ini seperti Allopurinol, colchicine hingga NSAID. Tapi obat ini hanya bisa Anda minum sesuai anjuran dokter ya. Tujuannya untuk mengontrol gejala.

Perawatan penyakit ginjal dengan menangani asam urat bisa Anda dapatkan melalui layanan urologi di Persada Hospital Malang. Manfaatkan layanan ini untuk mendapatkan dokter terbaik dan alat medis yang mumpuni.

7. Batasi Asupan Lemak Jenuh

Cara mengobati penyakit ginjal stadium awal berikutnya adalah dengan membatasi asupan lemak jenuh pada tubuh. Sebab, lemak jenuh dapat menyumbat pembuluh darah. Sehingga gangguan pada ginjal juga semakin buruk.

Beberapa makanan yang menganduk lemak jenuh antara lain gorengan, susu dan turunannya, hingga daging merah. Sebaiknya Anda membatasi asupannya bahkan mengganti minyak goreng menjadi lebih sehat. Seperti minyak jagung, kanola hingga bunga matahari.

8. Berhenti Merokok

Pada bungkus rokok sudah ada peringatan risiko penyakit ginjal. Hal ini terbukti benar adanya. Maka dari itu sebaiknya berhenti merokok untuk mengobati penyakit ginjal yang Anda derita.

Kandungan dalam rokok dapat meningkatkan tekanan darah. Selain itu, ada penyempitan pembuluh darah yang juga disebabkan oleh zat kimia pada rokok. Sehingga bisa memperburuk penyakit ginjal Anda. 

Sangat penting untuk berhenti merokok secepatnya. Kurangi sedikit-sedikit apabila Anda kesusahan. Imbangi dengan gaya hidup sehat, supaya bisa segera berhenti merokok.

9. Konsultasikan dengan Dokter Jika Ingin Mengkonsumsi Obat

Jangan sekali-kali mengonsumsi obat tanpa berkonsultasi dengan dokter. Terutama jika Anda ingin membeli obat yang wajib dengan resep dokter. Hal ini untuk meminimalisir adanya masalah yang timbul pada ginjal Anda.

Dokter yang tahu bagaimana cara mengobati penyakit ginjal stadium awal. Kemudian dokter akan menyarankan obat-obatan sesuai kondisi Anda. Apabila belum diperlukan, biasanya dokter hanya akan menyarankan perubahan pola hidup Anda. Hal ini yang bisa melakukan hanya dokter dengan berbagai tes sebelumnya.

10. Jaga Berat Badan agar Tetap Ideal

Terakhir adalah dengan menjaga berat badan Anda di angka ideal. Berat badan yang ideal menandakan nutrisi yang ada dalam tubuh Anda seimbang. Selain itu, meminimalisir datangnya berbagai penyakit.

Misalnya saja hipertensi, obesitas hingga diabetes. Penyakit ini memperburuk kondisi ginjal Anda. Maka dari itu, berat badan ideal sangat penting untuk menjauhkan Anda dari komplikasi penyakit.

Baca Juga: Mengenal Pembesaran Prostat Jinak, Masalah Kesehatan yang Mengintai Pria

Tangani Penyakit Ginjal di Persada Hospital Malang

Ingatlah bahwa setiap kasus penyakit ginjal bisa berbeda, dan pengobatan harus disesuaikan dengan kebutuhan individu. Penting untuk selalu berkomunikasi secara teratur dengan dokter Anda untuk memantau perkembangan penyakit dan memastikan bahwa rencana pengobatan Anda efektif. 

Jika ditangani sedini mungkin tingkat kesembuhan pasien dengan penyakit ginjal tentu besar. Persada Hospital memiliki layanan Urology and Dialysis Center yang dapat mengobati penyakit ginjal.

Didukung dengan dokter yang kompeten, teknologi canggih, dan tim yang mumpuni, penyakit ginjal dapat ditangani dengan cepat dan tepat. Kunjungi layanan Urology and Dialysis Center Persada Hospital untuk pengobatan dan perawatan pasien dengan penyakit ginjal. Cak jadwal dokter spesialis Penyakit Dalam (Internist) di Persada Hospital Malang untuk konsultasi pengobatan secara tepat lebih lanjut.

Ditinjau oleh :
dr. Achmad Rifai, Sp. PD-KGH, FINASIM
Spesialis Penyakit Dalam
Share :
#SehatBarengPersada