18 Gejala Sakit Ginjal yang Wajib Diwaspadai

gejala sakit ginjal tangani segera di urology and dialysis center persada hospital malang

Gejala sakit ginjal umumnya jarang disadari oleh penderitanya, padahal sakit ginjal bisa menyerang siapa saja dengan mudah. 

Ginjal adalah organ vital dalam tubuh kita yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan cairan, membuang limbah, dan mengatur tekanan darah. Sayangnya, ginjal juga rentan terhadap berbagai masalah kesehatan, termasuk penyakit ginjal. 

Bila fungsi ginjal terganggu, maka tidak menutup kemungkinan dapat memicu masalah kesehatan lainnya. Oleh karena itu, segera kenali beberapa gejalanya agar bisa dilakukan penanganan segera. Berikut beberapa gejala penyakit ginjal:

  1. Nyeri Punggung Bawah

Beberapa orang dengan masalah ginjal melaporkan rasa nyeri atau ketidaknyamanan di daerah punggung bawah, tepat di atas pinggul. Gejala sakit ginjal ini dapat terjadi karena pembengkakan ginjal atau infeksi ginjal.

  1. Merasa Kelelahan

Kerusakan ginjal dapat mengakibatkan penumpukan toksin dalam darah, yang dapat menyebabkan kelelahan yang kronis. Anda mungkin merasa lelah bahkan setelah istirahat yang cukup.

  1. Sesak Napas

Gejala sakit ginjal lainnya yang mungkin dialami yaitu sesak nafas. Gejala ini dapat terjadi akibat ginjal tidak mampu menyaring dan mengeluarkan cairan dengan benar. 

Selain itu, keadaan anemia yang biasa terjadi pada penderita sakit ginjal juga dapat memicu terjadi sesak nafas. Pasalnya, kadar sel darah merah yang rendah membuat tubuh tidak cukup mendapat asupan oksigen.

  1. Kulit Kasar dan Gatal

Ginjal yang tidak sehat dapat menyebabkan gangguan dalam penghilangan limbah dan racun dari tubuh. Hal ini dapat mempengaruhi kulit dan menyebabkan gatal, kemerahan, kulit menjadi kasar, hingga perubahan warna pada kulit.

  1. Tekanan Darah Tinggi

Ginjal berperan dalam mengatur tekanan darah dalam tubuh. Ketika ginjal mengalami masalah, tekanan darah bisa naik secara signifikan. Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah salah satu faktor risiko utama untuk penyakit ginjal kronis.

  1. Gula Darah Tinggi

Ginjal yang tidak sehat tidak mampu menyaring terlalu banyak gula dan protein. Akibatnya zat tersebut akan mengendap dalam darah sehingga kadar gula darah menjadi meningkat. 

Oleh karena itu, ini akan menjadi komplikasi berbahaya bagi para penderita diabetes karena kadar gula dalam darah tidak mampu disaring dengan baik oleh ginjal.

  1. Makanan Terasa seperti Logam

Beberapa orang dengan masalah ginjal dapat mengalami penurunan nafsu makan dan perubahan pada rasa makanan. Gejala sakit ginjal ini dipicu oleh rasa makanan yang berubah menjadi seperti rasa logam.

  1. Mual dan Muntah

Beberapa orang dengan masalah ginjal juga mengalami mual dan muntah secara berkala, terutama jika toksin-toksin menumpuk dalam darah. 

Penumpukan racun dalam darah bisa membuat rasa makanan mirip dengan logam sehingga memicu rasa mual. Selain itu, rasa mual ini juga dipicu oleh batu ginjal yang mengendap di ureter dan menghambat keluarnya urin.

  1. Bau Mulut

Penumpukan toksin dalam tubuh karena ginjal yang tidak sehat dapat menyebabkan bau napas yang tidak sedap atau bau amonia pada napas Anda. 

Bila Anda merasa sudah rajin sikat gigi, tapi mulut masih memiliki bau tidak sedap mungkin ada masalah dengan ginjal Anda. Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan dengan pelayanan urology.

Pasalnya, ada kemungkinan Anda mengalami masalah pada ginjal. Persada Hospital Malang memiliki pelayanan urologi yang didukung dengan dokter berpengalaman.

  1. Sering Terbangun Malam Hari untuk Buang Air Kecil

Gejala sakit ginjal yang sering dialami oleh penderitanya yaitu meningkatnya frekuensi buang air kecil. Biasanya hal ini terjadi pada malam hari. 

Sebaliknya, penderita sakit ginjal juga justru bisa mengalami sulit buang air kecil. Warna urin yang dikeluarkan pun terlihat lebih pucat dari biasanya.

  1. Urin Berbusa

Urin yang berbusa secara berlebihan juga dapat menjadi tanda masalah ginjal. Hal ini disebabkan kadar protein pada urin yang berlebihan. Bentuk busanya mirip dengan telur yang sudah dikocok.

  1. Urin Berwarna Gelap

Perubahan warna urin dapat menjadi tanda adanya masalah ginjal. Urin yang sehat biasanya berwarna kuning muda hingga kuning jernih. 

Namun, jika Anda melihat urin berubah menjadi merah, cokelat, atau berwarna gelap, ini bisa mengindikasikan permasalahan pada ginjal. 

  1. Kaki Bengkak

Ginjal yang tidak berfungsi dengan baik dapat menyebabkan penumpukan cairan dalam tubuh, yang pada gilirannya dapat mengakibatkan pembengkakan, terutama di area kaki. Pembengkakan ini disebut edema.

Tidak hanya pada kaki, pembengkakan juga bisa terjadi pada tangan dan wajah. Biasanya edema ini disertai dengan bercak dan gatal.

  1. Berat Badan Menurun

Pada stadium awal, penderita ginjal biasanya akan mengalami penurunan berat badan. Gejala ini diiringi oleh perasaan mual dan menurunnya nafsu makan. 

Ketika fungsi ginjal menurun, tubuh berisiko mengalami uremia yang membuat makanan terasa seperti logam. Akibatnya nafsu makan menurun dan hasilnya berat badan pun ikut menurun.

  1. Gairah Seks Menurun

Selain gejala fisik seperti peningkatan tekanan darah, penurunan fungsi ginjal, dan masalah metabolik, banyak penderita sakit ginjal juga mengalami dampak emosional dan psikologis yang signifikan. Salah satu masalah yang sering muncul adalah penurunan gairah seksual atau disfungsi seksual.

Gejala ini dipicu oleh adanya perubahan keseimbangan hormonal dalam tubuh. Penderita sakit ginjal sering mengalami penurunan produksi hormon seks seperti testosteron (pada pria) dan estrogen (pada wanita), yang dapat menyebabkan penurunan gairah seksual.

Selain itu, kondisi tubuh yang mudah lelah dan lemah dapat mengurangi keinginan untuk berhubungan seks. Kelelahan ini terjadi karena karena tubuh mereka tidak dapat menghilangkan racun dan limbah secara efisien.

  1. Kesulitan Konsentrasi

Tidak hanya dapat menurunkan gairah seks, kelelahan berlebihan pada penderita sakit ginjal juga dapat mengganggu konsentrasi. Mereka mungkin merasa terlalu lelah atau bingung untuk memusatkan perhatian pada tugas-tugas sehari-hari.

Selain itu, sulit konsentrasi juga bisa disebabkan sensasi pusing akibat kurangnya supply oksigen ke otak. Hal ini masih berkaitan dengan anemia pada sakit ginjal. 

Oleh karena itu, sakit ginjal harus segera ditangani agar tidak menimbulkan komplikasi yang lebih buruk lagi bagi penderitanya.

Baca Juga: Pengobatan Sakit Ginjal Stadium Awal

Tangani Gejala Sakit Ginjal bersama Persada Hospital

Jangan biarkan gejala sakit ginjal yang Anda alami menyebabkan komplikasi kesehatan dan mempengaruhi kualitas hidup serta mengancam nyawa Anda. Segera tangani ke fasilitas kesehatan yang memiliki pelayanan Urologi. Salah satunya yaitu Persada Hospital Malang.

Persada Hospital menyediakan layanan Urology and Dialysis Center dengan penanganan dokter yang sudah berpengalaman serta tim yang mumpuni. 

Kunjungi layanan Urology and Dialysis Center untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan sakit ginjal yang tepat sesuai kondisi Anda. Cek jadwal dokter spesialis Urologi untuk konsultasi lebih lanjut. Pelajari berbagai informasi kesehatan terkini melalui laman artikel Persada Hospital.

Ditinjau oleh :
dr. Achmad Rifai, Sp. PD-KGH, FINASIM
Spesialis Penyakit Dalam
Share :
#SehatBarengPersada