telephone persada hospital
whatsapp persada hospital
instagram persada hospital
youtube persada hospital
twitter persada hospital
tiktok persada hospital
facebook persada hospital
gmaps persada hospital

Kenapa BAB Warna Hitam? Kenali Gejala Melena dan Penyebabnya

bab-warna-hitam

Melihat perubahan warna feses saat buang air besar (BAB) sering kali menimbulkan kekhawatiran tersendiri, terutama jika warnanya menjadi sangat gelap. Jika Anda bertanya-tanya kenapa BAB warna hitam, pada sebagian kasus, hal ini merupakan kondisi normal akibat konsumsi makanan atau suplemen tertentu.

Namun, perubahan warna feses ini juga bisa menjadi tanda bahaya dari kondisi medis yang disebut Melena, yaitu indikasi adanya perdarahan di dalam saluran pencernaan. Oleh karena itu, penting untuk mengenali perbedaan antara feses hitam yang normal dan yang memerlukan penanganan medis segera.

BAB Warna Hitam (Melena)

Dalam dunia medis, melena adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi buang air besar dengan feses berwarna hitam gelap dan bertekstur lengket. 

Kondisi ini secara spesifik terjadi akibat adanya perdarahan internal pada saluran pencernaan bagian atas, seperti kerongkongan (esofagus), lambung, atau usus halus bagian atas (duodenum).

Mengenali Ciri-Ciri Melena (Perdarahan Saluran Cerna)

Untuk membedakan feses hitam akibat makanan dan feses hitam akibat perdarahan internal (melena), Anda perlu mewaspadai ciri-ciri khas berikut ini:

Tekstur Lengket seperti Aspal

  • Feses berwarna sangat hitam pekat.

  • Selain itu, teksturnya menjadi sangat lengket dan kental, yang sering kali dicirikan mirip seperti bumbu petis atau aspal (dalam istilah medis, kondisi ini dikenal dengan sebutan tarry stool).

Bau Busuk yang Sangat Tajam

  • Berbeda dengan feses normal, melena memiliki aroma yang jauh lebih menyengat dan tidak sedap. Bau khas ini muncul akibat proses tecampurnya hasil pencernaan dan sel darah di dalam lambung/usus.

Disertai Gejala Penyerta Lainnya

Melena sering kali diikuti oleh tanda-tanda kehilangan darah. Keluhan yang menyertai antara lain:

  • Nyeri perut yang hebat atau kram.

  • Pusing, tubuh terasa sangat lemah, hingga pucat (gejala kurang darah atau anemia).

  • Muntah darah, baik yang berwarna merah segar maupun yang bertekstur dan berwarna cokelat gelap seperti bubuk kopi.

Kenapa Feses Bisa Jadi Hitam? Ini Penyebabnya

Perubahan warna feses dapat dipicu oleh faktor gaya hidup maupun gangguan medis. Berikut adalah beberapa penyebab utamanya:

1. Pengaruh Konsumsi Makanan Tertentu

Sering kali, warna hitam pada feses berasal dari makanan atau minuman berwarna gelap yang dikonsumsi dalam jumlah banyak. Makanan tersebut meliputi buah bit, bluberi, black licorice (akar manis hitam), atau makanan yang mengandung pewarna buatan berwarna hitam pekat.

2. Efek Samping Obat dan Suplemen

Beberapa jenis obat-obatan dapat memberikan efek samping perubahan warna feses, seperti:

  • Suplemen zat besi: Sangat umum dikonsumsi oleh penderita anemia atau ibu hamil, dan merupakan penyebab paling lazim feses menjadi hitam (namun tidak lengket).

  • Obat maag dan diare: Obat yang mengandung senyawa bismuth subsalicylate.

  • Karbon aktif: Konsumsi suplemen activated charcoal atau arang aktif.

3. Perdarahan Saluran Cerna Bagian Atas (Melena)

Ini adalah penyebab medis yang harus diwaspadai. Terjadi luka atau robekan pembuluh darah di kerongkongan, lambung, atau usus halus bagian atas (misalnya akibat tukak lambung atau varises esofagus). 

Berbeda dengan penyebab BAB berdarah dari saluran bawah yang umumnya berwarna merah segar, darah dari saluran atas yang menempuh perjalanan panjang di sistem pencernaan akan bereaksi dengan enzim dan berubah warna menjadi hitam saat dikeluarkan.

FAQ Terkait BAB yang Bewarna Hitam

1. Apakah Asam Lambung Bisa Membuat Feses Berwarna Hitam?

Ya, gangguan asam lambung bisa secara tidak langsung memicu feses berwarna gelap. Jika produksi asam lambung sangat tinggi dan dibiarkan tanpa pengobatan, kondisi tersebut dapat mengikis lapisan dinding lambung hingga menciptakan luka terbuka yang disebut tukak lambung (peptic ulcer). Luka inilah yang kemudian berdarah. 

Saat darah tersebut bercampur dengan asam lambung, terjadi proses oksidasi yang mengubah warna darah menjadi hitam pekat saat keluar bersama feses.

2. Apakah BAB Warna Hitam Berbahaya?

Jawaban dari pertanyaan apakah BAB warna hitam berbahaya sangat bergantung pada pemicunya. Jika disebabkan oleh makanan berpigmen gelap atau suplemen zat besi, hal ini sangat aman, tidak berbahaya, dan warnanya akan kembali normal setelah Anda menghentikan konsumsi pemicunya.

Namun, jika BAB warna hitam disebabkan oleh perdarahan saluran cerna (melena), kondisi ini sangat berbahaya. Perdarahan internal yang tidak terdeteksi dapat menyebabkan tubuh kehilangan darah secara drastis, memicu anemia berat, penurunan tekanan darah, syok, hingga mengancam jiwa.

Diagnosis dan Pengobatan Feses Berwarna Hitam

Jika Anda mencurigai feses hitam Anda adalah melena, segera periksakan diri ke dokter. Untuk memastikan sumber masalahnya, dokter biasanya akan merekomendasikan prosedur medis berikut:

  • Tes Feses (Fecal Occult Blood Test):
    Pemeriksaan sampel feses di laboratorium untuk mendeteksi keberadaan darah tersembunyi yang tidak kasat mata.

  • Endoskopi:
    Prosedur memasukkan selang kecil berkamera melalui mulut untuk melihat langsung kondisi kerongkongan, lambung, dan usus halus bagian atas, sekaligus menghentikan titik perdarahan jika ditemukan.

  • Pengobatan:
    Bergantung pada tingkat keparahannya, dokter mungkin akan memberikan cairan infus untuk mencegah syok, transfusi darah (jika kadar Hb turun drastis), dan obat penekan asam lambung golongan Proton Pump Inhibitor (PPI) untuk membantu menyembuhkan luka pada dinding lambung.

Atasi Gangguan Pencernaan Anda di Digestive Center Persada Hospital

Jangan sepelekan perubahan pada pola dan warna buang air besar Anda. Jika Anda mengalami BAB berwarna hitam pekat, lengket, berbau busuk, dan disertai tubuh lemas, segera cari pertolongan medis sebelum kondisi memburuk.

Atasi gangguan pencernaan Anda dengan diagnosis yang akurat dan penanganan komprehensif di Digestive Center Persada Hospital. Didukung oleh tim dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastroentero-hepatologi dan fasilitas endoskopi canggih, kami siap memberikan solusi terbaik untuk kesehatan pencernaan Anda.

Informasi Lebih Lanjut Hubungi - 081130588585
Ditinjau oleh :
Dr. dr. Aries Budianto, Sp.B, Subsp.BD(K)
Spesialis Bedah Digestif
Bagikan :
#SehatBarengPersada