telephone persada hospital
whatsapp persada hospital
instagram persada hospital
youtube persada hospital
twitter persada hospital
tiktok persada hospital
facebook persada hospital
gmaps persada hospital

Biduran pada Anak & Dewasa: Penyebab dan Cara Mengatasi

Biduran pada Anak & Dewasa: Penyebab dan Cara Mengatasi

Keluhan kulit yang tiba-tiba terasa gatal dan memunculkan bentol kemerahan adalah kondisi yang sangat umum terjadi. Diperkirakan sekitar 20% orang pernah mengalami biduran ini pada suatu waktu dalam hidup mereka. 

Banyak yang sering bertanya, apakah biduran menular? Jawabannya adalah tidak menular. Biduran, atau dalam istilah medis dikenal sebagai urtikaria , merupakan reaksi di kulit yang ditandai dengan munculnya bentol dan rasa gatal akibat pelepasan histamin.

Meskipun umumnya tidak berbahaya, rasa gatalnya bisa sangat mengganggu kenyamanan. Oleh karena itu, penting untuk mengenali gejala, penyebab, hingga langkah perawatannya yang tepat.

Mengenali Ciri-Ciri dan Gejala Biduran

Gejala biduran dapat bervariasi pada setiap individu, dari ringan hingga intens. Berikut adalah tanda-tanda yang perlu Anda kenali:

Bentuk Visual dan Sensasi

  • Muncul ruam, bilur, atau bentol kemerahan maupun putih berbatas tegas (disebut wheals) yang menonjol di permukaan kulit.

  • Terasa sangat gatal secara intens.

  • Terkadang dapat disertai sensasi panas, perih, atau seperti tertusuk/menyengat.

Ukuran dan Lokasi Penyebaran

  • Ukuran bentol bervariasi, mulai dari sebesar kacang polong (bintik kecil) hingga melebar dan menyatu menjadi area pembengkakan yang lebih besar.

  • Dapat muncul di bagian kulit mana pun pada tubuh, termasuk batang tubuh, paha, lengan atas, wajah, hingga area bibir.

Reaksi Memutih (Blanching)

Salah satu ciri khas tambahan dari bentol ini adalah reaksi memutih (blanching). Jika bagian tengah bentol dipencet atau ditekan, warnanya akan memudar dan berubah menjadi putih untuk sementara waktu sebelum kembali memerah.

Kenapa Tiba-Tiba Kena Biduran? Ini Penyebabnya

Penyebab biduran terjadi ketika tubuh melepaskan zat histamin dan senyawa kimia lainnya ke dalam darah, yang menyebabkan pembuluh darah kecil bocor dan menumpuk cairan di kulit hingga membentuk bentol. Kondisi ini bisa dipicu oleh berbagai hal, di antaranya:

Faktor Alergi

  • Reaksi terhadap makanan tertentu (seperti seafood atau makanan laut, telur, susu, kacang-kacangan).

  • Alergi terhadap obat-obatan (misalnya penisilin, aspirin, atau ibuprofen).

  • Alergen yang terhirup seperti debu, bulu hewan, atau serbuk sari.

Faktor Non-Alergi

  • Stres emosional atau kelelahan fisik.

  • Infeksi tertentu, baik akibat virus maupun bakteri.

Penyebab Biduran di Malam Hari

Sering kali bentol gatal muncul secara tiba-tiba di malam hari. Hal ini umumnya dipicu oleh paparan suhu ekstrem (suhu udara terlalu dingin atau terlalu panas/keringat saat tidur). Selain itu, gigitan atau sengatan serangga di kasur juga dapat memicu munculnya reaksi ini secara mendadak.

Waspada Biduran pada Anak

Biduran pada anak merupakan kondisi yang cukup sering terjadi, mengingat sistem kekebalan tubuh mereka yang masih berkembang sehingga lebih sensitif terhadap pemicu di lingkungannya. Umumnya, reaksi ini dipicu oleh alergi makanan (seperti susu, kacang, atau telur), infeksi virus, maupun gigitan serangga. 

Karena anak-anak cenderung sulit menahan rasa gatal, Anda disarankan untuk lebih memperhatikan perawatan kulit mereka guna mencegah terjadinya luka infeksi akibat garukan.

Kapan Harus Segera ke IGD? 

Meski sebagian besar biduran dapat membaik, Anda perlu waspada apabila setelah anak mengonsumsi makanan tertentu atau terpapar pemicu alergi, ia tiba-tiba mengeluhkan sesak napas atau tampak kesulitan bernapas.

Kondisi tersebut bisa menjadi tanda syok anafilaktik (reaksi alergi berat yang memengaruhi seluruh tubuh). Jika gejala ini muncul, usahakan untuk tetap tenang dan segera bawa buah hati Anda ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) agar bisa langsung mendapatkan pertolongan medis yang cepat dan tepat.

Perawatan Diri untuk Biduran: Cara Agar Cepat Hilang

Bila keluhan ini muncul, ada beberapa perawatan diri untuk biduran yang dapat Anda lakukan di rumah guna meredakan gejalanya dengan cepat:

Apa yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Biduran?

  • Jangan digaruk: Sangat penting untuk meredakan gatal karena menggaruk justru dapat merangsang munculnya lebih banyak bentol dan rasa gatal , serta menimbulkan luka yang bisa memicu infeksi bakteri.

  • Hindari memakai pakaian ketat: Tekanan yang terus-menerus pada area kulit (seperti dari sabuk atau pakaian ketat) dapat memicu dan memperparah bentol. Gunakanlah pakaian yang longgar dan berbahan lembut.

  • Hindari pemicu stres atau suhu ekstrem sementara waktu: Jauhi paparan cuaca yang terlalu panas atau dingin, dan kelolalah stres dengan baik agar gejala tidak makin parah.

Perawatan Mandiri di Rumah

  • Lakukan kompres dingin pada area kulit yang gatal selama 10-15 menit untuk mengurangi rasa tidak nyaman.

  • Disarankan untuk mandi menggunakan air biasa atau air dingin, serta menghindari mandi dengan air panas. Karena air panas dapat memicu pelepasan histamin yang menyebabkan rasa gatal dan munculnya bentol.

  • Hindari mandi menggunakan air panas, karena air panas air panas memicu pelepasan histamin yang menyebabkan gatal dan bentol semakin terasa. Disarankan untuk mandi dengan air biasa atau air dingin.

  • Oleskan lotion yang mengandung calamine atau Sarna untuk membantu menenangkan dan mengurangi keluhan gatal di kulit.

Pengobatan Biduran Secara Medis

Jika langkah perawatan mandiri tidak cukup meredakan gejala, pengobatan biduran secara medis mungkin diperlukan. Dokter umumnya akan menyarankan atau meresepkan obat antihistamin (seperti cetirizine atau loratadine) untuk menghambat pelepasan histamin. 

Pada kasus yang lebih berat, obat golongan kortikosteroid dapat diberikan dalam jangka pendek untuk mengurangi peradangan.

Berapa Lama Biduran Hilang?

Kabar baiknya, kebanyakan kasus ini bersifat akut. Setiap bentol (bilur) secara individual biasanya memudar dalam waktu 8 hingga 12 jam , dan sebagian besar serangan akut akan mereda sepenuhnya dalam waktu 24 jam atau beberapa hari. 

Namun, jika gejala ini terus berlanjut atau sering kambuh lebih dari enam minggu, kondisi tersebut dikategorikan sebagai urtikaria kronis.

Konsultasikan Keluhan Kulit Anda Bersama Spesialis Kulit Persada Hospital

Sebagian besar bentol gatal ini bisa membaik dengan sendirinya. Namun, waspadalah dan segera cari bantuan darurat medis apabila bentol disertai dengan pembengkakan parah pada wajah, bibir, atau lidah (angioedema), sesak napas, pusing, hingga dada terasa sesak, karena hal ini dapat menjadi tanda reaksi alergi berat (anafilaksis) yang mengancam jiwa.

Jika gejala kulit Anda tidak kunjung membaik setelah beberapa hari, terasa sangat mengganggu tidur, atau sering kambuh, jangan ragu untuk mendapatkan diagnosis yang tepat. Konsultasikan keluhan kulit Anda bersama tim dokter ahli kami di Spesialis Kulit dan kelamin Persada Hospital.

Share :
#SehatBarengPersada